ANALISIS KUANTITATIF BAKTERI Coliform PADA MINUMAN ES COKLAT YANG DIJUAL DI WILAYAH BANJARMASIN UTARA
Abstract
Es coklat merupakan salah satu minuman kegemaran masyarakat dari berbagai kalangan mulai dari anak kecil sampai orang dewasa khususnya dikota Banjarmasin. Es coklat dapat mengalami kerusakan secara mikrobiologi yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain dari bahan pembuatan dan alat yang digunakan sehingga kemungkinan minuman es coklat mengandung bakteri Coliform. Bakteri Coliform dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan bakteri Coliform, mengetahui berapa jumlah kandungan bakteri Coliform yang terkandung pada minuman es coklat dan untuk mengetahui apakah es coklat yang dijual di wilayah Banjarmasin Utara memenuhi persyaratan Permenkes No. 492 Tahun 2010.
Penelitian dilakukan di Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. Jenis penelitian adalah non eksperimental dengan teknik pengambilan sampel acidental sampling. Analisis bakteri Coliform dilakukan dalam 2 tahap uji yaitu uji dugaan (Presumptive Test) dan uji penegasan (Confirmed Test). Alat ukur yang digunakan adalah Tabel Most Probable Number (MPN) dengan menggunakan 3 seri tabung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 sampel es coklat yang dianalisis, semua sampel positif mengandung bakteri Coliform dengan jumlah MPN/100ml adalah sebesar >1898 MPN/100ml. Hal ini menunjukkan bahwa semua sampel tidak memenuhi standar persyaratan Permenkes RI No.492 Tahun 2010References
Sari, R.P. Analisis Kuantitatif Bakteri Escherichia Coli Pada Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Sungai Besar Kota Banjarbaru. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 1(1), pp.26-35.2016
KLH, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 115 Tahun 2003, Tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air, Jakarta Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.2003
Randa, M.S., Analisis Bakteri Coliform (Fekal dan Non Fekal) pada Air Sumur di Komplek Roudi Monokwari, Skripsi, Universitas Negeri Papua, Manokwari.2012
USDA,, Laboratory Guidebook Notice Of Change, Georgia, USA.2013
Rahmawati, A.A., & Azizah, R., Perbedaan Kadar BOD, COD, TSS, dan MPN Coliform pada Air Limbah Sebelum dan Sesudah Pengolahan Di RSUD Nganjuk, Jurnal Kesehatan Lingkungan, Vol.2, No. 1:97-100, Jakarta.2005
Bambang F, Kualitas air minum isi ulang di kota Surabaya,Universitas Airlangga Folio Medica Indonesia 4(1) : 25-36.2005
Depkes, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492 Tahun 2010, tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.2010
Rhiyan, S, Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan Telur Ayam Lokal terhadap Jumlah Coliform, di akses pada 16 maret 2015.