STANDARISASI SIMPLISIA UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb) MELALUI ANALISIS PARAMETER SPESIFIK DAN NON-SPESIFIK
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v8i1.2520Keywords:
Standardization, Simplisia, Dayak Onion, Specific parameters, non specific parametersAbstract
Bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb) merupakan bahan alami berupa serbuk kering yang diperoleh dari umbi tanaman ini. Standardisasi sangat penting untuk memastikan konsistensi kualitas, keamanan, dan kemanjuran bagi konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi mutu bawang dayak yang diperoleh dari kota Sintang, Kalimantan Barat berdasarkan uji parameter spesifik dan non spesifik. Pengujian dilakukan dengan mengukur parameter non spesifik dan parameter spesifik. Hasil uji parameter non spesifik menunjukkan bahwa Simplisia memiliki kadar air sebesar 9,10%, kadar abu total 0,57%, dan kadar sari larut etanol 5,46%, menunjukkan stabilitas dan kemurnian yang baik. Uji parameter spesifik menunjukkan bahwa kandungan flavonoid total adalah 3,57 mg QE/g dan kandungan fenolik total adalah 2,05 mg GAE/g, yang menunjukkan potensi kapasitas antioksidan dan aktivitas farmakologis. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa umbi bawang dayak memenuhi standar mutu berdasarkan uji parameter spesifik dan non spesifik, layak digunakan sebagai bahan baku obat herbal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaannya dalam formulasi farmasi.
References
1. Supriningrum R, Ansyori AK, Rahmasuari DD, Tinggi S, Samarinda IK. Karakterisasi Spesifik Dan Non Spesifik Simplisia Daun Kawau (Millettia sericea). Al Ulum Sains dan Teknologi. 2020;6(1).
2. Prayitno B, Mukti BH, Lagiono. Optimasi Potensi Bawang Dayak (Eleutherine Sp.) Sebagai Bahan Obat Alternatif. Jurnal Pendidikan Hayati. 2018;4(3):149–58.
3. Wang H, Chen Y, Wang L, Liu Q, Yang S, Wang C. Advancing herbal medicine: enhancing product quality and safety through robust quality control practices. Front Pharmacol. 2023 Sep 25;14.
4. Wijaya A, Noviana. Penetapan Kadar Air Simplisia Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Berdasarkan Perbedaan Metode Pengeringan. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia. 2022;4(2):185–94.
5. Toar AN, Simbala HEI, Rundengan G. Standarisasi Parameter Spesifik Ekstrak Umbi Bawang Dayak (Eleutherine Americana Merr.). Pharmacy Medical Journal. 2023;6(1):14–21.
6. Yuslianti ER, Bachtiar BoyM, Suniarti DF, B.Sutjiatmo A. Standardisasi Farmasitikal Bahan Alam Menuju Fitofarmaka Untuk Pengembangan Obat Tradisional Indonesia. dentika Dental Journal. 2016;19(2):179–85.
7. Muthia R, Wati H, Jamaludin W Bin, Kartini, Setiawan F, Fikri M, et al. Standardization of eleutherine bulbosa urb. bulbs and total flavonoid content from three locations in Kalimantan, Indonesia. Pharmacognosy Journal. 2021 Jan 1;13(1):73–80.
8. Ardhany SD, Fansuri MA, Novaryatiin S. Pharmacognostic Study of Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) and its Clay Mask Against Acne-Causing Bacteria. Tropical Journal of Natural Product Research. 2022 Oct 1;6(10):1614–21.
9. Santi, Rahmalia W, Syahbanu I. Karakterisasi Ekstrak Zat Warna Umbi Bawang Dayak (Eleutherine americana Merr.). Jurnal Kimia Khatulistiwa. 2020;8(4):5–12.
10. Supriadi, Rahmawati S, Abram PH, Afadil, Parwati NGAM, Anggraini. Characteristics Of Charcoal Briquettes From Kepok Banana Peel Waste (Musa paradisiaca F.) As Alternative Fuel. Rasayan Journal of Chemistry. 2022 Jan 1;15(1):108–15.
11. Aziz JSID, Anggarani MA. Penentuan Total Fenolik, Total Flavonoid Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Bawang Kucai (Allium tuberosum). UNESA Journal of Chemistry. 2021;10(3).
12. Liu K. Effects of sample size, dry ashing temperature and duration on determination of ash content in algae and other biomass. Algal Res. 2019 Jun 1;40(101486):1–5.
13. Mokodompit Y, Simbala HEL, Rumondor EM. Determination Non-Spesifik Standarization Of Forest Onion Bulbs Extract (Eleutherine Americana Merr). Pharmacon. 2023;12(2):204–9.
14. Manarisip GE, Fatimawali, Rotinsulu H. Standardization Of Green Betel Leaf Extracts (Piper Betle L.) And Antibacterial Test Against Pseudomonas aeruginosa. PHARMACON. 2020;9(4):533–41.
15. Handayani TW, Yusuf Y, Tandi J. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Metabolit Sekunder Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera Lam.) dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia. 2020 Dec 30;6(3):230–8.
16. Shi P, Du W, Wang Y, Teng X, Chen X, Ye L. Total phenolic, flavonoid content, and antioxidant activity of bulbs, leaves, and flowers made from Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb. Food Sci Nutr. 2019 Jan 21;7(1):148–54.
17. Herman H H, Ibrahim A, Junaidin J J, M Arifuddin A, Hikmawan BD, Siska S S, et al. Pharmacognostic Profile and Antidiabetic Activity of Eleutherine bulbosa Mills. Bulbs from East Kalimantan, Indonesia. Pharmacognosy Journal. 2024 Feb 28;16(1):118–25.
18. Jamaludin W Bin, Muthia R, Kartini K, Setiawan F, Juhrah S, Yulida N. Formulation And Evaluation Of Transdermal Patches From Eleutherine Bulbosa Urb. Bulb Extract With Plasticizer Variations. International Journal of Applied Pharmaceutics. 2024;16(1):94–7.
19. Nhu PN, Bich Hang BT, Phuong NT, Kestemont P, Thi Huong DT. Effects of plant extracts on selected haematological parameters, digestive enzymes, and growth performance of striped catfish, Pangasianodon hypophthalmus (Sauvage, 1878) fingerlings. AACL Bioflux [Internet]. 2022;15(4):1790–806. Available from: http://www.bioflux.com.ro/aacl
20. Wandira A, Cindiansya, Rosmayati J, Anandari RF, Naurah SA, Fikayuniar L. Menganalisis Pengujian Kadar Air Dari Berbagai Simplisia Bahan Alam Menggunakan Metode Gravimetri. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. 2023;9(17):190–3.
21. Yulia R, Fitri WE, Putra. Adewirli. Herbal teabag formulation from a mixture of Beetroot (Beta vulgaris L.) and Dayak Onion (Eleutherine palmifolia (L) Merr.). Journal Of Pharmaceutical And Sciences (JPS). 2022;5(2):321–8.
22. Fadhilah S, Nurhalimah S. Analisis Kimia Pati Sagu dari Berbagai Pati Lokal. Karimah Tauhid. 2024;3(10):11726–38.
23. Krismayadi, Halimatushadyah E, Apriani D, Cahyani MF. Standarisasi Mutu Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum x africanum Lour.). Pharmacy Genius. 2024;3(2):67–81.
24. Kausar R al, Putra ASE, Tutik. Hubungan Kadar Flavonoid Dengan Aktivitas Antioksidan Pada Daun Jambu Air (Syzygium Aqueum) Dan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Analis Farmasi. 2023;8(2):738–42.
25. Kurniawati IF, Sutoyo S. Review Artikel: Potensi Bunga Tanaman Sukun (Artocarpus Altilis [Park. I] Fosberg) Sebagai Bahan Antioksidan Alami. Unesa Journal of Chemistry. 2021;10(1):1–11.
26. Ma’ruf M, Bachri MochS, Nurani LH. Phytochemical Screening Analysis and Determination of Total Flavonoids and Total Phenolics Content of Ethanol Extract of Sungkai Leaf (Penorema canescens Jack) from Samarinda City. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia. 2023 Dec 23;9(2):262–72.
27. Tullah TV, Yanti EF, Nuri. Penetapan Kadar Fenolik Total dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kacang kedelai Kuning ( Glycine max L .) Dengan Metode DPPH. Jurnal Ilmiah Farmasi Akademi Farmasi. 2023;6(2):31–9.
28. Agustin A, Widayanti E, Ikayanti R, Kesuma S. Penetapan Kadar Fenol Total Ekstrak Etanol Berbagai Biji Buah Salak Bali (Salacca zalanca var. ambonensis) Menggunakan Metode Folin Ciocalteu. Jurnal Nutriture. 2022;1(3):19–25.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Insan Farmasi Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.