KORELASI KEPATUHAN PENGOBATAN DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS

Authors

  • Senya Puteri Amalia STIKES ISFI Banjarmasin https://orcid.org/0009-0000-9023-4991
  • Riza Alfian STIKES ISFI Banjarmasin https://orcid.org/0000-0001-9697-7999
  • Yola Fatmala Program Studi Sarjana Farmasi Klinis dan Komunitas STIKES ISFI Banjarmasin
  • Amaliyah Wahyuni STIKES ISFI Banjarmasin
  • Novia Ariani STIKES ISFI Banjarmasin
  • Noor Aisyah STIKES ISFI Banjarmasin
  • Desy Ayu Lestari STIKES ISFI Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v7i3.2264

Keywords:

Diabetes melitus, Kepatuhan, Glukosa Darah, Korelasi

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia akibat gangguan pada sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Pengelolaan DM membutuhkan terapi obat jangka panjang. Ketidakpatuhan dalam pengobatan pasien DM dapat berdampak pada kadar gula darah yang tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara kepatuhan pengobatan dengan kadar gula darah pasien DM tipe 2 di Puskesmas Awayan Kabupaten Balangan. Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional cross sectional dengan pengumpulan data secara prospektif. Data dikumpulkan dari pasien DM di Puskesmas Awayan Kabupaten Balangan pada periode bulan Juni-Juli 2024, dengan total sampel sebanyak 47 pasien yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Tingkat kepatuhan pengambilan obat ulang oleh pasien diukur menggunakan kuesioner Adherence to Refills and Medications Scale (ARMS), sementara data kadar glukosa darah diperoleh dari hasil pengukuran tenaga kesehatan di Puskesmas Awayan. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata kepatuhan pengobatan pasien DM 12,78 ± 1,06, sedangkan rata-rata kadar glukosa darah pasien sebesar 216,76 ± 52,11 mg/dL. Hasil uji korelasi antara kepatuhan dengan kadar glukosa darah memperoleh nilai 0,101 (p>0,05). Penelitian ini dapat menunjukkan bahwa kepatuhan pengobatan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar glukosa darah pasien DM di Puskesmas Awayan Balangan.

References

ADA. (2022). Pharmacologic Approaches to Glycemic Treatment: Standards of Medical Care in Diabetes 2022. Diabetes Care, 45(Supplement_1), S125–S143. https://doi.org/10.2337/dc22-S009

Alfian, R., Athiyah, U., & Nita, Y. (2021). Social media health interventions to improve diabetes mellitus patient outcome: A systematic review. In Journal of Basic and Clinical Physiology and Pharmacology (Vol. 32, Issue 4, pp. 297–304). De Gruyter Open Ltd. https://doi.org/10.1515/jbcpp-2020-0501

Alfian, R., & Purwantini, L. (2018). Profil Kualitas Hidup dan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan. In Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (Vol. 3, Issue 1). https://doi.org/10.36387/jiis.v3i1.134

Andanalusia, M., Athiyah, U., & Nita, Y. (2019). Medication adherence in diabetes mellitus patients at Tanjung Karang Primary Health Care Center, Mataram. Journal of Basic and Clinical Physiology and Pharmacology, 30(6). https://doi.org/10.1515/jbcpp-2019-0287

Ariani, N., Alfian, R., & Prihandiwati, E. (2022). Tingkat Perilaku Pengobatan, Kepatuhan Minum Obat, dan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan di RSUD Brigjend. H. Hasan Basry Kandangan. Jurnal Ilmiah Manuntung, 8(1), 156–162. https://doi.org/10.51352/jim.v8i1.523

Asmaul, H. H., Nurhaedar, J., Healthy, H., Djunaidi, M. D., & Abdul, S. (2022). Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Gula Darah Pasien DM Tipe II di Puskesmas Tamalanrea Makassar. Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia, 11(1). https://doi.org/10.30597/jgmi.v11i1.20702

Astutisari, I. D. A. E. C., Yuliati Darmini, & Ida Ayu Putri Wulandari. (2022). Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Manggis I. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 79–87. https://doi.org/10.37294/jrkn.v6i2.350

Febri, Y., Rochadi, R. K., & Linda, T. M. (2018). Pengaruh Riwayat Keturunan terhadap Kejadian Diabetes Mellitus pada Pra Lansia di BLUD RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2017. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 4(1). ttps://doi.org/10.33143/jhtm.v4i1.163

International Diabetes Federation. (2021). IDF Diabetes Atlas (10th ed.).

International Diabetes Federation. (2022). Annual Report 2022.

Mildawati, Noor Diani, & Abdurrahman Wahid. (2019). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Lama Menderita Diabetes dengan Kejadian Neuropati Perifer Diabetik. Caring Nursing Journal, 3(2).

Muhammad Reza Pahlevi, Abdul Rahem, Valentina Metasartika, & Riza Alfian. (2018). Pengaruh Brief Counseling Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rsud Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 3(2). https://doi.org/10.36387/jiis.v3i2.172

Naba, O. S., Adu, A. A., & Tedju Hinga, I. A. (2021). Gambaran Karakteristik Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Media Kesehatan Masyarakat, 3(2), 186–194. https://doi.org/10.35508/mkm.v3i2.3468

Pedoman Pelayanan Kefarmasian Pada Diabetes Melitus, Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI (2019).

Perkeni. (2019). Pedoman Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 Dewasa Di Indonesia. 1–133.

Pertiwi, M. V., Alfian, R., Nita, Y., & Athiyah, U. (2022). Medication adherence of diabetes mellitus patients in Indonesia: A systematic review. In Pharmacy Education (Vol. 22, Issue 2, pp. 188–193). International Pharmaceutical Federation. https://doi.org/10.46542/pe.2022.222.188193

Prihandiwati, E., Yumassik, A. M., Alfian, R., Rizka, R., Ulfah, M., & Rianto, L. (2023). Kepatuhan Menebus Resep Ulang Pasien Diabetes Melitus yang Diukur dengan Medication Possession Ratio di Apotek. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 6(1), 65–71. https://doi.org/10.36387/jifi.v6i1.1121

Ratih, P. S. (2019). Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Banjarbaru Utara. Jurnal Ilmu Farmasi Terapan & Kesehatan, 1(1).

Rita, N. (2018). Hubungan Jenis Kelamin, Olah Raga dan Obesitas dengan Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 93–100. https://doi.org/10.33757/jik.v2i1.52

Riza, A. (2015). Korelasi Antara Kepatuhan Minum Obat dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Jurnal Pharmascinece, 2(2). http://dx.doi.org/10.20527/jps.v2i2.5818

Wijaya, I. N., Azza, F., Whanni, W. A., Tesa, G. S., Dina, K., & Hikmah, P. (2015). Profil Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus Puskesmas Wilayah Surabaya Timur dalam Menggunakan Obat Dengan Metode Pill Count. Jurnal Farmasi Komunitas, 2(1).

Yugo Susanto, Fahma Lailani, Riza Alfian, Leonov Rianto, Dwi Rizki Febrianti, Saftia Aryzki, & Erna Prihandiwati. (2019). Pemanfaatan Media Sosial untuk Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan di RSUD Ulin Banjarmasin. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 4(1). https://doi.org/10.36387/jiis.v4i1.286

Yumassik, A. M., Alfian, R., Kumalasari, E., Riski, A., Soraya, S., Ayu, W. D., & Rianto, L. (2022). Korelasi Antara Kadar Gula Darah dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 5(2), 167–174. https://doi.org/10.36387/jifi.v5i2.989

Published

2024-12-31

How to Cite

1.
KORELASI KEPATUHAN PENGOBATAN DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS. JIFI [Internet]. 2024 Dec. 31 [cited 2026 May 7];7(3):421-9. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/2264