POTENSI ANTIMIKROBA EKSTRAK DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini L.) DARI KAWASAN GEOTHERMAL IE SEUM ACEH BESAR

Penulis

  • Nada Ulayya Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Munira Munira Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Noni Zakiah Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Rini Handayani Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Noni Adriani Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Muhammad Nasir Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v5i1.915

Kata Kunci:

Syzygium Cumini (L.), Antimikroba, Geothermal, le Seum

Abstrak

Daun jamblang (Syzygium cumini L.) mengandung beberapa senyawa antimikroba. Kandungan senyawa kimia pada suatu tanaman dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar memiliki kondisi lingkungan yang berbeda dengan luar kawasan geothermal sehingga dapat mempengaruhi senyawa yang terkandung dalam tumbuhan jamblang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak daun jamblang yang tumbuh dalam dan luar kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu akuades (kontrol), ekstrak daun jamblang yang tumbuh dalam kawasan geothermal (EDJDKG) serta ekstrak daun jamblang yang tumbuh luar kawasan geothermal (EDJLKG) dan masing-masing 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun jamblang yang tumbuh dalam dan luar kawasan geothermal Ie Seum sangat berpengaruh (P=0,000) dalam menghambat Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Candida albican. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa rata rata diameter zona hambat yang paling besar adalah EDJDKG (19,20 mm) dan tidak berbeda nyata dengan EDJLKG (18,00 mm) dalam menghambat S. aureus. Sedangkan terhadap E. coli EDJDKG (20,70 mm) dan berbeda nyata dengan EDJLKG (18,70 mm). Sama halnya terhadap C.albicans di mana EDJDKG memiliki rata-rata diameter zona hambat terbesar (22,10 mm) dan berbeda nyata dengan EDJLKG (11,90 mm)

Referensi

Rosannah, A. A., Pasaribu, N. & Hannum, S. Distribusi Syzygium cumini (L) Skeels di Aceh Besar. Maj. Ilm. Biol. Biosf. A Sci. J. 32, 143–146 (2017).

Dewi, S. R. Uji Efek Anti Inflamasi Rebusan Daun Jamblang (Syzygium cumini) Pada Mencit (Mus musculus). Media Farm. 14, 8–13 (2018).

Septiani, R., Marianne, M. & Nainggolan, M. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol fraksi N-Heksan serta fraksi etil asetat daun jamblang (Syzygium cumini L. Skeels) dengan metode DPPH. in Talenta Conference Series: Tropical Medicine (TM) 1, 361–366 (2018).

Permatasari, D., Yuniarti, U. & Suwendar. Uji Efektifitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Daun Salam Dan Daun Jamblang Serta Kombinasinya Pada Tikus Wistar Jantan. in Prosiding KNMSA (2015).

Raya, M. K., Ngardita, I. R. & Sumardi, R. N. Uji Ekstrak Daun Jamblang (Syzgium cumini L) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus Putih Jantan Yang Diinduksi Streptozotocin. Gema Kesehat. 10, 16–22 (2018).

Hidayah, H., Ridwanuloh, D. & Amal, S. Aktivitas Farmakologi Tumbuhan Jamblang (Syzygium cumini L.): Literature Review Article. Cerdika J. Ilm. Indones. 1, 530–536 (2021).

Munira, M., Trioktafiani, G. & Nasir, M. Uji aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun sirih dan biji pinang serta gambir terhadap Streptococcus mutans. J. Ilm. Ibnu Sina 5, 298–308 (2020).

Marliani, L., Kusriani, H. & Sari, I. Aktivitas Antioksidan Daun dan Buah Jamblang (Syzigium cumini L.) Skeel. Pros. Semin. Nas. Penelit. dan PKM Sains, Teknol. dan Kesehat. (2014).

Darwis, Pakadang, S. R. & B., S. Aktivitas Antibakteri Infusa Daun Jamblang (Euginia cumini Merr.) terhadap Pertumbuhan Streptococcus pyogenes dan Escherichia coli. Media Farm. Jur. Farm. Poltekkes Kemenkes Makassar (2016).

Widodo, H. & Subositi, D. Penanganan dan penerapan teknologi pascapanen tanaman obat. AGROINTEK 15, 263–281 (2021).

Shamloo, M. et al. Effects of Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 5(1) Mei 2022 (98-107) Munira p-ISSN 2621-3184 ; e-ISSN 2621-4032 doi: 10.36387/jifi.v5i1.915 107 genotype and temperature on accumulation of plant secondary metabolites in Canadian and Australian wheat grown under controlled environments. Sci. Rep. 7, 9133 (2017).

Rosannah, A. F., Pasaribu, N. & Hannum, S. Distribusi Syzygium cumini (L) Skeels di Aceh Besar. Biosfera 32, 143–146 (2015).

Yanti, N. Uji aktivitas antifungi ekstrak etanol gal manjakani (Quercus infectoria) terhadap Candida albicans. J. Ilm. Mhs. Pendidik. Biol. 1, (2016).

Hidayat, M., Laiyanah, L., Silvia, N., Putri, Y. A. & Marhamah, N. Analisis Vegetasi Tumbuhan Menggunakan Metode Transek Garis (Line Transek) di Hutan Seulawah Agam Desa pulo Kemukiman Lamteuba Kabupaten Aceh Besar. Pros. Biot. 4, (2018).

Hidayat, M. Analisis Vegetasi dan Keanekaragaman Tumbuhan di Kawasan Manifestasi Geotermal Ie Suum Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Biot. J. Ilm. Biol. Teknol. dan Kependidikan 5, 114–124 (2018).

Nuraskin, C., Marlina, Idroes, R., Soraya, C. & Djufri. Identification of secondary metabolite of laban leaf extract (Vitex pinnata l) from geothermal areas and nongeothermal of agam mountains in Aceh Besar, Aceh province, Indonesia. Rasayan J. Chem. 13, 18–23 (2020).

Depkes, R. I. Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta Dep. Kesehat. Republik Indones. (2008).

Harbone, J. B. Metode Fitokimia. Terjemahan Padmawinata, K. Soediro, I. ITB. Bandung (1987).

Azhari, S. et al. Identification of Geothermal and NonGeothermal Laban Plant (Vitex Pinnata) With a Combination of Infrared Spectroscopy–Principal Component Analysis Methods. in 1st Aceh International Dental Meeting (AIDEM 2019), Oral Health International Conference On Art, Nature And Material Science Development 2019 85–89 (Atlantis Press, 2021).

Nuraskin, C. A., Marlina, M., Idroes, R., Soraya, C. & Djufri, D. Antibacterial Activity Tests of N-hexane, Ethyl Acetate, and Methanol Leaves (Vitex) Extract (pinnata) against Streptococcus mutans. Open Access Maced. J. Med. Sci. 8, 181–184 (2020).

Unduhan

Diterbitkan

2022-05-27

Cara Mengutip

1.
POTENSI ANTIMIKROBA EKSTRAK DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini L.) DARI KAWASAN GEOTHERMAL IE SEUM ACEH BESAR. JIFI [Internet]. 2022 May 27 [cited 2026 Aug. 24];5(1):98-107. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/915