EFEK PEWARNAAN RAMBUT DARI EKSTRAK KULIT UMBI UBI UNGU (Ipomoea batatas L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI CU SULFAT SEBAGAI PEMBANGKIT WARNA

Penulis

  • Mindiya Fatmi 1Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan
  • Septia Andini 1Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan
  • Rini Ambarwati 1Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan
  • Ikrom Khaulah Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v6i1.1368

Kata Kunci:

Kulit umbi ubi ungu, Maserasi, Tembaga II sulfat, Pewarna rambut

Abstrak

Pewarna rambut merupakan sediaan kosmetik yang ditujukan untuk memberikan warna baru atau mengembalikan warna asli pada rambut. Kulit umbi ubi ungu merupakan salah satu sumber pewarna alami yang mengandung antosianin Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Pewarna rambut dibuat menjadi 4 Formula, Formula 0 tidak ditambahkan konsentrasi tembaga II sulfat sedangkan Formula 1,2 dan 3 ditambahkan tembaga II sulfat 0,5% ;1% dan 1,5%. Pengujian meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, uji stabilitas pewarnaan rambut meliputi uji stabilitas terhadap pencucian dan panas matahari dan uji kesukaan. Hasil penelitian didapatkan bahwa sediaan gel pewarna rambut bersifat homogen, memiliki bau khas pewarna rambut dan memiliki warna coklat (F0), hijau kecoklatan (F1) dan hijau kehitaman (F2 dan F3). pH sediaan berkisar 4,6-6,3 dan uji viskositas antara  8243,5-8583,5 Cp. Pada uji stabilitas pewarnaan terhadap pencucian dan penjemuran didapatkan hasil pada F2 dan F3  tidak mengalami penurunan warna Pada uji hedonik didapatkan persentase tingkat kesukaan tertinggi pada Formula 2 dengan kriteria suka Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Formula 2 dengan konsentrasi tembaga II sulfat 1%.

Referensi

Rum, Ira A., Maria U. Dan Dolih G. 2007. Formulasi pewarna rambut dari biji papaya (Carica papaya L.) dalam bentuk sediaan gel. Jurnal Mitra Kesehatan. 1(2):82- 89.

Winarti, S., Ulya S. dan Dhini A., 2008. Ekstraksi dan Stabilitas Warna Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) Sebagai Pewarna Alami. Jurnal Teknik Kimia.

Paryanto dan Pranoto, H.A. 2015. Zat Warna Dari Getah Tangkai Daun Pisang (Musa SSP). Ekuilibrium. 14(02): 39-43.

Steed, L.E and V.D. Truong. 2008. Anthocyanin content, antioxidant activity and selected physical properties of flowable purple- fleshed sweet potatoes purees. Journal Food Science. 73(5) :215-222.

Paryanto., Purwanto A., Kwartiningsih, E., dan Mastuti, E. 2012. Pembuatan Zat Warna Alami Dalam Bentuk Serbuk Untuk Mendukung Industri Batik di Indonesia. Jurnal Rekayasa Proses. 6(1): 26-29.

Arofiani, N. 2013. Penggunaan Ekstrak Pucuk Daun Jati (Tectona grandis L.) Sebagai pewarna rambut. Skripsi. Sumatra utara: Universitas Sumatra Utara.

Fendri S.T.J., Martinus B.A., dan Haryanti M.D. 2018. Pengaruh pH Dan Suhu Terhadap Stabilitas Antosianin Dari Ekstrak Kulit Umbi ubi ungu (Ipomoea batatas L (L.) Lam.). Chem publish Journal. 2(2)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2017. Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Jakarta, Indonesia.

Masyithah C., Maimunah S., Zuhairiah., dan Sitorus C.A. 2017. Penggunaan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereuscostaricensis (F.A.C. Weber) Britton & Rose.) Dalam Formulasi Pewarna Rambut. Universitas Sari Mutiara Indonesia. 4(2):110-115.

Zaky M., Susanti T.R., dan Banu K. 2015. Pengembangan Formulasi Dan Uji Evaluasi Fisik Sediaan Pewarna Rambut Ekstrak Biji Pinang (Areca catechu L.) Sebagai Pewarna Alam. Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Tangerang. 2(1).

Emelda, Septiawan, A.N., Pratiwi, D.A., 2020. Formulasi dan Uji Sifat Fisik Sediaan Gel Ekstrak Etanolik Ganggang Hijau (Ulva lactuca Linn.). Jurnal Insan Farmasi Indonesia. 3(2):271-280.

Niah, R., Ariani, N., Febriani, D.R., 2021. Formulasi dan Uji Evaluasi Fisik Sediaan Gel Hand And Sanitizer Ekstrak Etanol 96% Daun Cocor Bebek (Kalanchoe blossfeldiana Poelln.). Jurnal Insan Farmasi Indonesia: 4(1):129-138.

Fildzah N., Herawati E., dan Silfi N.S. 2020. Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Kosmetik Pewarna Rambut Dari Ekstrak Kulit Batang Secang (Caesalpinia sappan L). Universitas Negeri Jakarta.

Fatmi, M., Wibowo, A.E., Rahmat, D. 2022. Uji Efektifitas Gel Kombinasi Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica L. Less) dan Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Roscoe) Terhadap Bakteri Propionibacterium acne dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Insan Farmasi Indonesia.5(2):167-239.

Choundhari A. and Biyani K. 2014. Design, Development and Characterization of Novel Herbal Hair Styling Preparation. IJPCBS Vol. 4 (3)

Damayanti S., Ridwan M., dan Sari R. 2022. Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Krim Pewarna Rambut Dari Ekstrak Etanol Umbi Bit (Beta vulgaris L.). Institute Deli Husada. Volume 4.

Suena N.M.D.S., Antari N.P.U., dan Cahyaningsih E. 2017. Evaluasi Mutu Fisik Formula Body Butter Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.). Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia. 15(1) : 63–69.

Ulaen, S. P. J., Banne, Y. Dan Suatan, R. 2012. Pembuatan Salep Anti Jerawat dari Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). Jurnal Ilmiah Farmasi; 3; 45-49.

Endah, S.N.R., Suhardiana, E.2020. Evaluasi Formulasi Tabir Surya Alami Sediaan Gel Lidah Buaya (Aloe vera) Dan Rumput Laut Mrah (Eucheuma cottonii). Jurnal Insan Farmasi Indonesia. 3(1): 169-176.

Sayuti K.,dan Yenrina R. 2015. Antioksidan Alami dan Sintetik. Padang. Andalas Univesity Press.

Sari, C.M.A., Andriani, D., Wahyudi, D., 2020. Optimasi Kombinasi HPMC dan Carbopol dalam Formula Sediaan Gel Hand Santizer Ektrak Etanol Biji Pepaya (Carica papaya L.) Serta Uji Aktifitas Antibakteri Terhadap Eschercia colli. Jurnal Insan Farmasi Indonesia.3(2): 241-252.

Budianta, TDW., Petrus Sri Naryanto., Rosalina wijaya. 2007. Pengaruh Konsentrasi Xantan gum Terhadap Sifat Fisiko Kimia Dan Organoleptic Puree Nanas Beku. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi;6(2):26-40.

Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan. 1985. Formularium Kosmetika Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Amalia A.I. 2020. Rambut MerahKarena Sinar Matahari? Ini Cara Mengembalikan Warna Rambut Seperti Semula https://www.sehatq.com/artikel/rambut-merah-karena-sinar-matahari-ini-cara-mengembalikan-warna-rambut-seperti-semula. Diakses tanggal 22 januari 2023.

Unduhan

Diterbitkan

2023-05-31

Cara Mengutip

1.
EFEK PEWARNAAN RAMBUT DARI EKSTRAK KULIT UMBI UBI UNGU (Ipomoea batatas L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI CU SULFAT SEBAGAI PEMBANGKIT WARNA. JIFI [Internet]. 2023 May 31 [cited 2026 May 12];6(1):112-2. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/1368