UJI DAYA HAMBAT SUPPOSITORIA VAGINA EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP Candida albicans

Penulis

  • Selfyana Austin Tee Politeknik Bina Husada Kendari
  • Musdalipah Musdalipah Politeknik Bina Husada Kendari

Kata Kunci:

Ekstrak, Daun Sirih Hijau, Suppositoria Vagina, Candida albicans

Abstrak

Daun sirih merupakan obat tradisional yang digunakan untuk mengatasi keputihan. Ekstrak daun sirih dibuat dalam bentuk suppositoria vagina agar mempermudah penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat suppositoria vagina ekstrak daun sirih hijau terhadap Candida albicans. Jenis penelitian adalah eksperimen yang terdiri atas lima perlakuan dengan tiga kali pengulangan. Penelitian dilakukan dengan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap). Ekstrak daun sirih hijau diperoleh dari hasil maserasi. Formulasi dibuat menggunakan basis larut air yaitu gelatin tergliserinasi dengan konsentrasi ekstrak 25%, 30%, dan 35%. Evaluasi fisik yang dilakukan yaitu uji organoleptik, uji homogenitas, dan uji keseragaman bobot telah memenuhi syarat sediaan. Uji daya hambat suppositoria vagina ekstrak daun sirih hijau menggunakan metode Cylinder cup. Hasil penelitian menunjukkan suppositoria vagina ekstrak daun sirih hijau dengan konsentrasi 25%, 30% dan 35% memiliki daya hambat rata-rata sebesar 4,67 mm, 7,5 mm, dan 10,96 mm. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa data Fhitung (121,59) > Ftabel (3,48) dan dilakukan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) yang menunjukkan bahwa ketiga konsentrasi suppositoria vagina berbeda nyata dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans.

Referensi

Mutiawati, V.K. 2016, “Pemeriksaan Mikrobiologi Pada Candida albicans, Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, Vol. 16 No. 1, 53-63.

Irianto, K. 2014, Bakteriologi, Mikologi, dan Virologi: Panduan Medis dan Klinis, Alfabeta, Bandung.

Sudiarti, D. 2010, “Perbedaan Daya Hambat Ekstrak dan Rebusan Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) terhadap Pertumbuhan Candida albicans, Skripsi, S.Pd, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember, Surabaya.

Kusumaningtyas E. R.R.Widiati dan D. Gholib, 2008, ‘Uji Daya Hambat Ekstrak dan Krim Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) terhadap Candida albicans dan Trichophyton mentagrophytes’, Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2008, Universitas Pancasila, Jakarta, 805-812

Yanuardani, D.R. 2012, “Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol dan Rebusan Daun Sirih Hijau (Piper betle) Segar terhadap Pertumbuhan Candida albicans, Skripsi, S.Pd, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember, Surabaya

Amin, dkk, 2009, “Pengaruh Konsentrasi Malam Putih (Cera Alba) Pada Suppositoria Basis Lemak Coklat (Oleum Cacao) terhadap Laju Disolusi Parasetamol, Pharmacy¸ Vol. 06 No. 01; 10-21

Agoes, G. 2012, Pengembangan Sediaan Farmasi, ITB Press, Bandung.

Pan, X., Chen, F., Wu, T., Tang, H., and Zhao, Z. 2009. The acid, Bile Tolerance and Antimicrobial property of Lactobacillus acidophilus NIT. J. Food Control 20 : 598-60.

Unduhan

Diterbitkan

2018-06-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

1.
UJI DAYA HAMBAT SUPPOSITORIA VAGINA EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP Candida albicans. JIFI [Internet]. 2018 Jun. 1 [cited 2026 May 24];1(1):122-9. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/165