ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGOBATAN HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI KLINIK NURUL HASANAH TAHUN 2022
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v6i3.1691Kata Kunci:
Farmakoekonomi, Hipertensi, ACERAbstrak
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi medis yang serius secara signifikan meningkatkan risiko jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Prevalensi penduduk dengan tekanan darah tinggi sebesar 34,11%. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui cost effectiveness antara penggunaan obat antihipertensi amlodipine dan candesartan pada pasien hipertensi rawat jalan BPJS di Klinik Nurul Hasanah Kapuas tahun 2022. Peneltian ini menggunakan metode farmakoekonomi CEA berdasarkan sudut pandang biaya medis langsung yang digunakan yakni data biaya pelayanan kesehatan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terapi amlodipin lebih cost effectiveness dibandingkan candesartan dengan nilai Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) amlodipin sebesar Rp. 156.441,92 dan candesartan sebesar Rp. 166.527,78.
Referensi
Sulastri, D., Elmatris, dan R. Ramadhani. 2012. Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Etnik Minangkabau di Kota Padang. Majalah Kedokteran Andalas. 36(2): 188-201.
Willi WT, Tri MA, Riyanta A. 2012. Analisis Efektivitas-Biaya Kombinasi Antihipertensi Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Tugurejo Semarang Periode 2007. Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang. 4(2):124
AHA. 2017. High bood pressure clinical practice guideline for the orevention,detection,evalution.A report of the Amerika college of cardiologt. America : J Am Coll Cardiol.
Alfa Sylvestris. 2014. HIPERTENSI DAN RETINOPATI HIPERTENSI. Staff Pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.
Tjay T.H. and Rahardja K. 2015. Obat-Obat Penting Khasiat, Penggunaan dan Efek - Efek Sampingnya, PT Elex Media Komputindo, Jakarta, pp. 523–531.
Putri Kristanti. 2015. Efektivitas Dan Efek Samping Penggunaan Obat Anti Hipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Kalirungkut Surabaya. Surabaya: Fakultas Farmasi Universitas Surabaya.
Mancia. 2013. Guidelines for the management of arterial hypertension. European heart journal.
James PA. Oparil S, Cushman WC, Dennison-Himmerlfarb C, Handler J, dkk. 2014. Evidence-based guideline for the management of high blood pressure in adults: report form the panel members appointed to the Eight Joint National Committee (JNC 8). JAMA 2014:311(5):507-20.
Moran AE, et al. 2015. Cost Effectiveness of Hypertension therapy according to 2014 guidelines. New England Jurnal of Medicine 372:447-55.
Soniya S. Remya R. Sijimol J. Athira M, Athira A.N. 2015. Pharmacoeconomics: principles, methode, methods and Indian scenario, Pharmaceutical Scienes Review and Research. 34 (8): 40-42.
Rachmat F., Siska N., Muhammad Y. 2021. Karakteristik Indeks Massa Tubuh Dan Jenis Kelamin Pasien Hipertensi Di RS Ibnu Sina Makassar. Makassar: Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia.
Aristo Calvin. 2018. Korelasi Umur Dan Jenis Kelamin Dengan Penyakit Hipertensi Di Emergency Center Unit Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang 2017. Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis: STIKES Muhammadiyah Palembang
Andayani, Tri Murti. 2013. Farmakoekonomi Prinsip dan Metodologi. Bursa Ilmu, Yogyakarta.
Nuraini B .2015. Risko Factors of Hypertension. J Majority. 2015; 4 (5): 10-19
Mazaya, Rifkia dan Chairani. 2020. Perbandingan Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Intradialisis dengan Obat Antihipertensi Amlodipin dan Kaptopril di RS Bhayangkara IR. Said Sukanto. Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Insan Farmasi Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.