UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 96% DAUN RAMANIA (Bouea macrophylla Griffith.) DARI DAERAH KALIMANTAN SELATAN DENGAN METODE DPPH
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v6i3.1692Kata Kunci:
Daun Ramania (Bouea macrophylla Griffith.), , antioksidan, DPPH, IC50Abstrak
Ramania (Bouea macrophylla Griffith.) merupakan tanaman herbal yang memiliki sifat antioksidan dan menghambat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antioksidan ekstrak etanol daun ramania dengan melihat nilai IC50. Daun ramania diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Potensi antioksidan ditetapkan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dengan membandingkan vitamin C yang sudah terbukti memiliki potensi radikal bebas yang sangat poten. Daun ramania yang dibuat mempunyai konsentrasi 10% lalu di encerkan hingga pada konsentrasi (20,40,60,80,100) µg/mL. Setiap infusa tersebut diambil 2 mL direaksikan 2 mL larutan DPPH 50 µg/mL dalam tabung reaksi berlapis aluminium selama waktu (30 menit). Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 ekstrak etanol daun ramania adalah 0.8126 ± 78.56387 µg/mL, Nilai IC50 yang diperoleh dibandingkan dengan nilai inhibisi dari larutan vitamin C yang dibuat dengan variasi konsentrasi (2,4,6,8,10) µg/mL, berdasarkan nilai tersebut ekstrak daun ramania dari daerah Sleman termasuk kategori sangat poten sehingga dapat dikembangkan sebagai salah satu sumber antioksidan dari bahan alam.
Referensi
Aryzki S, Susanto Y. Skrining Fitokimia Ekstrak Daun Ramania (Bouea macrophylla Griffith) Asal Kalimantan Selatan. InProceeding of Sari Mulia University Pharmacy National Seminars 2019 Dec 2 (Vol. 1, No. 1, pp. 76-85). Gusti R, Aqilla, Irham, and Erida W,. 2017. Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Ramania Bouea macrophylla Griffith Terhadap ortalitas Larva Artemia salina Leach Cendekia Jornal Of Pharmacy, 2 (1): 32-38. .
Apak, R., Gorinstein, S., Böhm, V, Schaich, K.M., Özyürek, M., and Güçlü, K., 2013. Methods of Measurement and Evaluation of Natural Antioxidant Capacity/ Activity (IUPAC Technical Report). Pure and Applied Chemistry, Vol. 85 (5): 957–998.
Werdhasari, A., 2014. Peran Antioksidan Bagi Kesehatan. Jurnal Biotek Medisiana Indonesia, Vol. 3, No. 2, 59-68.
Suhendra, C.P., Widarta, I.W.R., and Wiadnyani, A.A.I.S., 2019. Pengaruh Konsentrasi Etanol Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Rimpang Ilalang (Imperata Cylindrica (L) Beauv.)
Pada Ekstraksi Menggunakan Gelombang Ultrasonik. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, Vol. 8, No.1, 27-35.
Departemen Kesehatan RI. 2008. Farmakope Herbal Indonesia Edisi I. Jakarta, 174.
Andriani, D. and Murtisiwi, L., 2018. Penetapan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Spektrofotometri UV Vis. Cendekia Journal of Pharmacy, 2 (1): 32-38.
Widhihastuti, E., 2011. Pengukuran Aktivitas Antioksidan dengan Metode DPPH serta Korelasinya dengan Kadar Fenolik Pada Lima Jenis Herba Bahan Obat Alam Indonesia. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.
Saifudin, A., 2014. Senyawa Alam Metabolit Sekunder: Teori, Konsep, dan Teknik Pemurnian. Yogyakarta: Depublish Publisher.
Mailandari, M., 2012. Uji aktivitas antioksidan ekstrak daun Garcinia kydia roxb. dengan metode DPPH dan identifikasi senyawa kimia fraksi yang aktif. Skripsi. Universitas Indonesia.
Molyneux, P., 2004. The use of the stable free radikal diphenyl picrylhydrazyl (DPPH) for estimating antioxidant activity. Journal Science of Technology, 26 (2): 211-219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Insan Farmasi Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.