VALIDASI METODE PENETAPAN KADAR HIDROKUINON PADA PRODUK KRIM PEMUTIH DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI-UV

Penulis

  • Putri Dewi Wahyuningsih Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Ika Trisharyanti DK Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v7i3.2278

Kata Kunci:

krim pemutih, hidrokuinon, spektrofotometri UV

Abstrak

Krim pemutih merupakan salah satu produk kosmetik yang mengandung bahan kimia organik atau zat lain yang dapat memutihkan kulit. Salah satu bahan kimia tambahan yang terdapat dalam krim pemutih adalah hidrokuinon. Mekanisme hidrokuinon dalam memutihkan kulit adalah dengan menghambat produksi melanin. Berdasarkan peraturan BPOM No.23 Tahun 2019 hidrokuinon hanya digunakan untuk sediaan kuku artifisial dengan kadar maksimum 0,02% setelah pencampuran sebelum digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi kadar hidrokuinon yang terkandung dalam produk krim pemutih yang beredar di wilayah Kota Madiun. Identifikasi hidrokuinon dilakukan secara kualitatif dengan FeCl3 5%. Penentuan kadar hidrokuinon dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan spektrofotometri-UV. Berdasarkan perhitungan parameter validasi, didapatkan persamaan   Y= 0,0463x – 0,0734, nilai linearitas dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,999, LOD sebesar 0,549 ppm dan LOQ sebesar 1,832 ppm, presisi dengan %RSD sebesar 0,9075%, dan %recovery sebesar 99,47%. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh, sebanyak 4 dari 5 sampel produk krim pemutih mengandung hidrokuinon dengan kadar terbesar pada sampel B sebesar 1,31979%, sampel C sebesar 1,05197%, sampel D sebesar 0,89791%, dan sampel E sebesar 1,28956%.

Referensi

BPOM. (2022). Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 17 Tahun 2022.

BPOM. (2023). Temuan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan Mengandung BKO serta Kosmetik Mengandung Bahan Dilarang/Berbahaya Tahun 2023. https://www.pom.go.id/siaran-pers/temuan-obat-tradisional-dan-suplemen-kesehatan-mengandung-bko-serta-kosmetik-mengandung-bahan-dilarang-berbahaya-tahun-2023-2

Chakti, S. A., Simaremare, S. E., & Pratiwi, D. R. (2019). Analisis Merkuri Dan Hidrokuinon Pada Krim Pemutih Yang Beredar Di Jayapura. JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 8(1), 1–11. https://doi.org/10.23887/jstundiksha.v8i1.11813

Depkes RI. (2020). Farmakope Indonesia edisi VI. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Gita, S. H., Nurul, M., & Nadia, S. (2022). Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Kandungan Hidrokuinon dalam Krim Pemutih Wajah yang Beredar di Pasar Tradisional Kabupaten Blora Jawa Tengah. Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy, 6(1), 36. https://doi.org/10.21111/pharmasipha.v6i1.8700

Irnawati, Sahumena, M., & Dewi, W. (2016). Analisis Hidrokuinon Pada Krim Pemutih Wajah dengan Metode SPektrofotometri UV-Vis. PHARMACON: Jurnal Ilmiah Farmasi UNSRAT, 5(3), 229–237.

Julan, M., Febria Leswana, N., & Linden, S. (2023). Identification of Hydroquinone Content in Whitening Cream Circulated in Segiri Market Samarinda City Using Uv-Visible Spectrophotometry Method. Pharmacon, 12(2), 244–250. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/pharmacon/article/view/47660/42758

Kurniawan, E., Nugraha, F., & Kurniawan, H. (2022). Analysis of Hydroquinone Content in Whitening Cream by Spectrophotometry UV-Vis Method (Analisis Kandungan Hidrokuinon Pada Krim Pemutih dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis). Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR), 4(3), 768–777.

Marniza, E., Dewi, R., Angreni, W., Studi Farmasi, P., Assyifa Aceh, Stik., & Aceh, B. (2024). Penentuan Kandungan Senyawa Hidrokuinon dan Merkuri Pada Krim Pemutih Wajah di Pasar Aceh Menggunakan Metode Spektrofotometri. IX(1), 8219–8228.

Musiam, S., Noor, R. M., Ramadhani, I. F., Wahyuni, A., Alfian, R., Kumalasari, E., & Aryzki, S. (2019). Analisis Zat Pemutih Berbahaya Pada Krim Malam Di Klinik Kecantikan Kota Banjarmasin. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 2(1), 18–25. https://doi.org/10.36387/jifi.v2i1.314

Rahmadari, H. D., Ananto, D. A., & Juliantoni, Y. (2021). Analisis Kandungan Hidrokuinon Dan Merkuri Dalam Krim Kecantikan Yang Beredar Di Kecamatan Alas. Spin, 3(1), 64–74. https://doi.org/10.20414/spin.v3i1.3279

Saraswati, S. N. P., & Perwitasari, M. (2022). Kandungan Hidrokuinon Pada Krim Pemutih Wajah Yang Dijual Di Kota Bekasi Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Visible. Jurnal Mitra Kesehatan, 4(2), 71–79. https://doi.org/10.47522/jmk.v4i2.133

Sari, M. N., Sari, D. P., & Hardani, P. T. (2023). Uji Kualitatif dan Kuantitatif Hidrokuinon dalam Kosmetik Tanpa Izin Edar pada Marketplace Qualitative and Quantitative Tests of Hydroquinone in Cosmetics Without a Marketing Permit on the Marketplace. 8(2). https://doi.org/10.18860/jip.v8i2.24757

Suharyani, I., Karlina, N., Hidayati, N. R., Salsabila, D. Z., Annisa, N., Sadira, A., Astuti, S. Y., & Rahmasari, Y. (2022). Analisis Kualitatif Dan Kuantitatif Hidrokuinon Dalam Sediaan Kosmetika. Journal of Pharmacopolium, 4(3), 162–173. https://doi.org/10.36465/jop.v4i3.807

Wahyuni, A. M., & Afthoni, M. H. (2022). Pengembangan Dan Validasi Metode Analisis Spektrofotometri Uv-Vis Derivatif Untuk Deteksi Kombinasi Hidrokortison Asetat Dan Nipagin Pada Sediaan Krim. SAINSBERTEK Jurnal Ilmiah Sains & TeknologI, 3(1), 1–8.

Yuliati, D. N. E., & Widowati, D. A. (2023). Analisis Kadar Hidrokuinon Dalam Krim Pemutih Yang Tidak Memiliki Izin Bpom Yang Beredar Di Kecamatan Ajibarang. Jurnal Mahasiswa Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 1(1), 57–76.

Diterbitkan

2024-12-31

Cara Mengutip

1.
VALIDASI METODE PENETAPAN KADAR HIDROKUINON PADA PRODUK KRIM PEMUTIH DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI-UV. JIFI [Internet]. 2024 Dec. 31 [cited 2026 Jun. 4];7(3):379-8. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/2278