FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN MASKER CLAY KOMBINASI EKTRAK ETANOL DAUN BAWANG DAYAK DAN KULIT JERUK SIAM

Penulis

  • Siska Musiam Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin
  • Muhammad Ma'ruf Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin
  • Eka Kumalasari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v7i3.2298

Kata Kunci:

masker clay, Eleutherine palmifolia, Citrus reticulata, evaluasi fisik

Abstrak

Masker clay merupakan kosmetik yang banyak diminati karena kemampuannya meremajakan kulit dan mendetoksifikasi wajah. Masker clay dapat dibuat dengan penambahan daun bawang dayak dan kulit jeruk siam banjar yang diketahui kaya antioksidan alami dari metabolit sekunder kompleks. Tujuan penelitian ini adalah melakukan formulasi dan evaluasi sediaan masker clay dari kombinasi ekstrak etanol daun bawang dayak dan kulit jeruk siam banjar. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak etanol dari kedua bahan tersebut kemudian diformulasikan menjadi masker clay menggunakan kaolin sebagai bahan dasar dengan kombinasi 1:1, 2:1, dan 1:2. Hasil organoleptik menunjukkan tidak ada perubahan pada warna, bau, maupun bentuk masker selama penyimpanan. Hasil dari seluruh formulasi bersifat homogen dengan pH rata-rata berkisar antara 5,19 hingga 5,97. Hasil pengujian viskositas yang diperoleh berkisar antara 29,14 hingga 37,05 Pa’s, daya sebar rata-rata 27,12-38,90 mm, dan waktu kering berkisar antara 15,21 hingga 17,58 menit. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun bawang dayak dan kulit jeruk siam banjar dapat diformulasikan sebagai masker clay dan memenuhi syarat uji evaluasi fisik.

Referensi

Hasibuan ES, Yanti S, Nasution DRS, et al. Formulasi Masker Clay Ekstrak Wortel Dan Tepung Beras. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia 2023; 8: 200–205.

2. Wasitaatmadja S. Akne Vulgaris.Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Jakarta: Balai Penerbit FKUI, 2010.

3. Sari NI, Sari L, Khasanah MI, et al. Formulasi Dan Sifat Fisikmasker Gel Peel Of. F Dari Kombinasi Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L) Dan Wortel (Daucus Carota). Indonesian Journal of Public Health 2023; 1: 321–328.

4. Indriastuti D, Dewi ML, Priani SE. Literature Review Formulasi Sediaan Masker Clay Antioksidan. Bandung Conference Series: Pharmacy 2022; 2: 1129–1135.

5. Spector A. Review: Oxidative Stress and Disease. Journal of Ocular Pharmacology and Therapeutics 2009; 16: 193–201.

6. Kumalasari E, Prihandiwati E. Peningkatan Produktivitas Limbah Pertanian Daun Bawang Dayak (Eleutherine Palmifolia L. Merr ) Sebagai Alternatif Krim Anti Aging Alami. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina 2019; 4: 440–451.

7. Febrianti DR, Ariani N, Niah R, et al. Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Kulit Jeruk Siam Banjar (Citrus reticulata). Jurnal Insan Farmasi Indonesia 2018; 2: 1–6.

8. Ningsih WP, Widiastuti R, Eltivitasari A. Formulasi Dan Uji Karakteristik Fisik Sediaan Masker Clay Serbuk Biji Kopi Robusta (Coffea Robusta). Jurnal Famasi Klinis dan Sains Bahan Alam 2023; 3: 1–8.

9. Ginting M, Fitri K, Leny L, et al. Formulasi dan Uji Efektifitas Anti-Aging dari Masker Clay Ekstrak Etanol Kentang Kuning (Solanum tuberosum L). Jurnal Dunia Farmasi 2020; 4: 68–75.

10. Kumalasari E, Wulandari RA, Aisyah N, et al. Formulasi Sediaan Masker Clay dari Ekstrak Daun Pidada Merah (Sonneratia caseolaris Sebagai Antioksidan. Jurnal Insan Farmasi Indonesia; 6. Epub ahead of print 2023. DOI: 10.36387/jifi.v6i1.1363.

11. Sari PI, Suleman AW, Patti S. Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Clay Mask Kombinasi Daun Pegagan (Centella asiatica L) dan Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del) Terhadap Staphylococcus Aureus. Jurnal Kesehatan Tambusai 2024; 5: 2002–2016.

12. Fauziah F, Mawarni R, Andriani A. Formulasi dan uji sifat fisik masker antijerawat dari ekstrak sabut kelapa (cocos nucifera). Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia 2020; 2: 42–51.

13. Syamsidi A, Sulastri, Syamsuddin A. Formulation and antioxidant activity of mask clay extract lycopene tomato Solanum lycopersicum L. with variation of concentrate combination kaoline and bentonite bases. Galenika Journal of Pharmacy 2021; 7: 77–90.

14. Tranggono RI, Latifah F. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2007.

15. Santoso C, Darsono F, Hermanu, et al. Formulasi sediaan masker wajah ekstrak labu kuning Cucurbita moschata bentuk clay menggunakan bentonit dan kaolin sebagai clay mineral. Jurnal Farmasi Sains dan Terapan 2018; 5: 64–69.

16. Nurliani R, Aryani R, Darusman F. Uji Aktivitas Daun Afrika Vernonia amygdalina Del. Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat dan Formulasinya dalam Bentuk Sediaan Clay Mask. Prosiding Farmasi SPeSIA 2020; 6: 74–80.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-31

Cara Mengutip

1.
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN MASKER CLAY KOMBINASI EKTRAK ETANOL DAUN BAWANG DAYAK DAN KULIT JERUK SIAM. JIFI [Internet]. 2024 Dec. 31 [cited 2026 Nov. 6];7(3):430-4. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/2298