STABILITAS ANTIOKSIDAN LOTION EKSTRAK ETANOL DAUN BUAS-BUAS (Premna serratifolia L.)
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v8i2.2328Kata Kunci:
Lotion, ekstrak etanol daun Premna serratifolia L., Stabilitas, AntioksidanAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengetahui stabilitas antioksidan lotion ekstrak etanol daun buas-buas (Premna serratifolia L.). Ekstrak etanol daun buas-buas (EEDB) diperoleh secara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. EEDB selanjutnya diformulasikan menjadi sediaan lotion dengan konsentrasi EEDB (FI : 1%, FII : 2%, FIII : 3%). Formula lotion EEDB diuji stabilitas fisik dengan metode cycling test menggunakan climatic chamber pada suhu 40°C ± 2°C dan 4°C ± 2°C selama 6 siklus. Pengujian meliputi organoleptik, homogenitas, viskositas, pH, daya sebar, dan tipe lotion. Uji antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH. Data kuantitatif dari stabilitas fisik dan antioksidan dianalisis dengan uji t-dependent. Hasil uji stabilitas fisik pada ketiga formula lotion EEDB (FI : 1%, FII : 2%, FIII : 3%) menunjukkan stabilitas fisik yang baik karena tidak mengalami perbedaan bermakna selama 6 siklus penyimpanan (p>0,05) dengan hasil sediaan berbau khas oleum citri, berwarna hijau coklat, memiliki tekstur semi solid, homogen, lotion tipe M/A, memenuhi persyaratan pH, viskositas, dan daya sebar. Hasil uji stabilitas aktivitas antioksidan lotion EEDB pada ketiga formula menunjukkan tidak terjadi perubahan bermakna (P>0,05) dari aktivitas antioksidan selama 6 siklus penyimpanan dengan rerata persen inhibisi sebelum dan sesudah cycling test tertinggi yaitu pada Formula III adalah 69,89 ± 0,74%.
Referensi
1. Puspita W, Puspasari H. Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Nilai Spf Ekstrak Etanol Daun Buas-Buas (Premna Serratifolia L .). Jurnal Ilmu Farmasi Dan Farmasi Klinik. 2021;18(1):24–30.
2. Puspita W, Yuspita Sari D, Ristia Rahman I. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Buas-Buas (Premna Serratifolia L.) Asal Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat Dengan Metode Dpph. Jurnal Insan Farmasi Indonesia. 2020;3(2):405–12.
3. Draelos Oe D, Thaman La. Cosmetic Formulation Of Skin Care Products. 2006. 1–159 P.
4. Karmilah M. Formulasi Krim Antijerawat Ekstrak Ampas Teh Hijau (Camellia Sinensis L.). J Chem Inf Model. 2019;53(9):1689–99.
5. CTFA. Cosmetics Europe : Guidelines On Stability Testing Of Cosmetic. 2004;(March):1–10.
6. Hamidah Safitri Cikra Ikhda N, Jubaidah L. Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Sediaan Lotion Ekstrak Kulit Buah Jagung (Zea Mays L.). Jurnal Insan Farmasi Indonesia. 2019;2(2):175–84.
7. Ansel Hc. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. 1989. 1–111 P.
8. Armadany Fery Indradewi, Hasnawati Sm. Formulasi Sediaan Masker Gel Peel-Off Antioksidan Dari Ekstrak Sari Tomat (Solanum Lycopersicum L . Var . Cucurbita ). Pharmauho, Majalah Farmasi Sains Dan Kesehatan. 2021;1(2):29–32.
9. Dureja H, Kaushik D, Gupta M, Kumar V, Lather V. Cosmeceuticals : An Emerging Concept Emerging. Indian J Pharmacol. 2005;37(3):155–9.
10. Kurnianto E, Ristia Rahman I, Et Al. Formulasi Lotion Ekstrak Terpurifikasi Daun Kenikir (Cosmos Caudatuskunth). Jurnal Insan Farmasi Indonesia. 2021;4(2):186–94.
11. SNI. Sediaan Tabir Surya. 1996. P. 1–3.
12. Dirjen POM. Formularium Kosmetika Indonesia. 1985.
13. Bendra A. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Premna Oblongata Miq. Dengan Metode Dpph Dan Identifikasi Golongan Senyawa Kimia Dari Fraksi Teraktif. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia. 2012;1–82.
14. Hanani E, Munim A, Sekarini R. Identifikasi Senyawa Antioksidan Dalam Spons Callyspongia Sp Dari Kepulauan Seribu. Majalah Ilmu Kefarmasian. 2005;2(3):127–33.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Insan Farmasi Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.