KUALITAS HUBUNGAN PELAYANAN INFORMASI OBAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN DIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAYA DAN RUMAH  SAKIT TK. II PELAMONIA KOTA MAKASSAR

Penulis

  • Rika Febriani Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Emelda Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia
  • Dewi Yuliana Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v7i3.2330

Kata Kunci:

Kualitas, Kepuasan, Apoteker, Pelayanan Informasi Obat

Abstrak

Apoteker memainkan peran penting dalam memberikan informasi obat yang berkualitas kepada pasien. Pelayanan informasi obat yang baik dapat mencerminkan kualitas layanan kesehatan dan meningkatkan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas pelayanan informasi obat serta kepuasan pasien di RSUD Daya dan RS Tk. II Pelamonia, Makassar, serta mengetahui hubungan antara keduanya. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 318 responden di masing-masing rumah sakit. Hasil menunjukkan kualitas pelayanan informasi obat di RSUD Daya baik (57,23%) dan di RS Tk. II Pelamonia juga baik (57,54%). Kepuasan pasien di RSUD Daya, menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA), pada dimensi tangible (71,42%), reliability (73,21%), responsiveness (73,38%), assurance (75,55%), dan empathy (76,29%). Di RS Tk. II Pelamonia, kepuasan pasien pada dimensi tangible (66,47%), reliability (70,77%), responsiveness (69,55%), assurance (73,74%), dan empathy (72,28%). Uji statistik chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara kualitas pelayanan informasi obat dan kepuasan pasien dengan nilai Sig. 0,000 ≤ 0,05 di kedua rumah sakit tersebut.

Referensi

1) Annisyah N, Ririn R, Azizah RN. Profil pengkajian resep racikan pediatri pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji periode bulan Juni-Desember 2022. Makassar Pharmaceutical Science Journal (MPSJ). 2023;1(2):86-97. https://www.mendeley.com/catalogue/fc977d51-e022-3fa6-834e-fa564e7471d9/

2) Ananda, Y. (2023). Manajemen Pengelolaan Farmasi di Rumah Sakit. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1093-1102. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1732

3) Musyarofah M, Fajarini H, Balfas RF, Dence E. Pengaruh implementasi pelayanan informasi obat terhadap tingkat kepuasan pasien di apotek. Jurnal Ilmiah JOPHUS: Journal of Pharmacy UMUS. 2021;2(02):1-9.

4) Sulaeman AP, Fajarini H, Balfas RF. Evaluasi pelayanan informasi obat di apotek berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016. MOTEKAR: Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur. 2023;1(2):116-25.

5) Fahmiadi T. Rasionalitas penggunaan obat berdasarkan indikator peresepan World Health Organization (WHO) di Rumah Sakit Pusat Pertamina periode Januari 2021. 2021.

6) Pratiko Gustomi, M., & Yaqin, N. (2023). Kualitas Pelayanan Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien Bpjs Di Rawat Inap Rsi Darus Syifa’ Surabaya. Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(6), 33–36. Retrieved from https://journal.pbnsurabaya.co.id/index.php/jupm/article/view/243

7) Apolina CCI, N., & Ekowati, T. (2022). Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Resep Tunai Di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor. Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal), 7(2), 87-94. https://doi.org/10.47219/ath.v7i2.156

8) Huda N, Haryati N. Evaluasi kepuasan pasien rawat jalan reguler terhadap pelayanan kefarmasian di apotek rawat jalan RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Indonesia Jurnal Farmasi. 2022;7(1):10-3.

9) Wintariani, putu, Apsari, D. P. ., & Suwantara, I. P. T. . (2022). Patients satisfaction with pharmaceutical care in community pharmacies in the district of badung: Hubungan tingkat kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di apotek kabupaten badung. Bali Medika Jurnal, 8(4), 337–348. https://doi.org/10.36376/bmj.v8i4.196

10) Srianti S, Ansari I, Ma’ruf A. Kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa Kabupaten Luwu. Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP). 2020;1(2):410-24.

11) Wahyuningrum, R. (2016). Wawancara Motivasi Apoteker Untuk Kepatuhan Terhadap Pengobatan Diabetes Melitus Tipe 2. Pharmacon, 5(2). https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12189

12) Sinollah S, Masruroh M. Pengukuran kualitas pelayanan (Servqual–Parasuraman) dalam membentuk kepuasan pelanggan sehingga tercipta loyalitas pelanggan. Dialektika. 2019;4(1):45-64.

13) Novaryatiin S, Ardhany SD, Aliyah S. Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di RSUD Dr. Murjani Sampit: The level of patient satisfaction to pharmaceutical service in Dr. Murjani Hospital Sampit. Borneo Journal of Pharmacy. 2018;1(1):22-6.

14) Rose, R. I. P. S., Yumita, Y., Hermansyah, O., & Khasanah, H. R. (2023). A Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Informasi Obat (Pio) Di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Bencoolen Journal Of Pharmacy, 3(1). https://doi.org/10.33369/bjp.v3i1.27418

15) Panaungi, A. N., & Aulia, S. (2023). Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Informasi Obat di Puskesmas Tamalanrea Jaya. Borneo Journal of Pharmascientech, 7(2), 73-78. https://doi.org/10.51817/bjp.v7i2.511

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-31

Cara Mengutip

1.
KUALITAS HUBUNGAN PELAYANAN INFORMASI OBAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN DIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAYA DAN RUMAH  SAKIT TK. II PELAMONIA KOTA MAKASSAR. JIFI [Internet]. 2024 Dec. 31 [cited 2026 Jun. 4];7(3):400-9. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/2330