ANALISIS MINIMALISASI BIAYA PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETIK PASIEN RAWAT INAP DIABETES MELITUS DENGAN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING PERIODE JANUARI-JULI 2024

Penulis

  • Nafiatul Khusna Program Studi S1 Farmasi, Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
  • Fitri Andriani Fatimah Program Studi S1 Farmasi, Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
  • Listiana Hidayati Program Studi S1 Farmasi, Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta
  • Melia Eka Rosita Program Studi S1 Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v8i2.2769

Kata Kunci:

Minimalisasi Biaya, Antidiabetik, Diabetes Melitus, Hipertensi, Rumah Sakit

Abstrak

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang prevalensinya meningkat secara global. Prevalensi diabetes melitus di Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 23,3% pada tahun 2022 dan menjadi 64,8% pada tahun 2023 dengan 17.050 penderita di Kabupaten Sleman. Tingginya prevalensi tersebut menyebabkan risiko komplikasi kardiovaskular dan besarnya biaya pengobatan yang menambah beban ekonomi keseluruhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik responden, gambaran profil obat antidiabetik dan biaya terapi antidiabetik paling minimal pasien rawat inap diabetes melitus dengan penyerta hipertensi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian dilakukan dengan rancangan deskriptif dengan pengambilan data sekunder secara retrospektif pada bagian rekam medis periode Januari-Juli 2024. Data biaya dianalisis dengan metode Cost Minimazation Analysis (CMA). Hasil menunjukkan mayoritas pasien perempuan usia 55–65 tahun dengan pembiayaan BPJS. Terapi tunggal terbanyak adalah insulin novorapid (8 pasien), sedangkan terapi kombinasi terbanyak adalah metformin dan novorapid (4 pasien). Biaya terapi paling minimal sebesar Rp 3.286.700 dengan kelompok terapi kombinasi insulin lantus dan novorapid.

Referensi

1. R. I. Dyah, D. Wahyono, and T. M. Andayani, “Analisis Biaya Terapi Pasien Diabetes Melitus Rawat Inap,” J. Manaj. dan Pelayanan Farm., vol. 4, no. 1, pp. 55–62, 2014.

2. Dinkes DIY, “Buku Data Kesehatan 2023,” Buku Data 2023, p. 41, 2024, [Online]. Available: https://dinkes.jogjaprov.go.id/litkes/download/342

3. Y. Wu, Y. Ding, Y. Tanaka, and W. Zhang, “Risk factors contributing to type 2 diabetes and recent advances in the treatment and prevention,” Int. J. Med. Sci., vol. 11, no. 11, pp. 1185–1200, 2014, doi: 10.7150/ijms.10001.

4. Kemenkes, “Lindungi Keluarga Dari Diabetes,” p2ptm.kemkes.go.id. Accessed: Aug. 08, 2024. [Online]. Available: https://p2ptm.kemkes.go.id/post/lindungi-keluarga-dari-diabetes

5. P. Wulandari, Arifianto, and D. Sekarningrum, “Pengaruh Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat Dengan Campuran Garam Dan Serai Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Podorejo Rw 8 Ngaliyan,” J. Keperawatan, vol. 7, no. 1, pp. 43–47, 2016, doi: 10.22219/jk.v7i1.3918.

6. E. L. Johnson et al., “Standards of medical care in diabetes - 2021 abridged for primary care providers,” Clin. Diabetes, vol. 39, no. 1, pp. 14–43, 2021, doi: 10.2337/cd21-as01.

7. F. A. Fatimah, S. T. Mualifah, L. Hidayati, and A. F. Nilansari, “Cost Consequence Analysis of Antidiabetic Therapy in Covid-19 Hospitalized Patients with Diabetes Mellitus at Panembahan Senopati Hospital Yogyakarta,” vol. 21, no. 1, pp. 41–50, 2024, doi: 10.23917/pharmacon.v21i1.4509.

8. Badan Pusat Statistik, “Sensus Penduduk Tahun 2020,” Badan Pusat Statistik Indonesia. Accessed: Sep. 09, 2024. [Online]. Available: https://sensus.bps.go.id/main/index/sp2020

9. Depkes RI, Klasifikasi Umur Menurut Kategori. Jakarta: Ditjen Yankes, 2009.

10. E. Nurhidayah, “Analisis Minimalisasi Biaya Terapi Antidiabetes pada Pasien Rawat Inap di RSUD Panembahan Senopati Bantul Periode Januari-Juli 2023,” Skripsi Univ. Nahdlatul Ulama Yogyakarta, 2024.

11. M. Akbar, M. Ardana, and H. Kuncoro, “Analisis Minimalisasi Biaya (Cost-Minimization Analysis) Pasien Gastritis Rawat Inap di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda,” Mulawarman Pharm. Conf., pp. 14–21, 2018.

12. A. Harjanto, “Analisis Efektivitas Biaya Antidiabetik Oral Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Inap Peserta BPJS Di RSUD Sukoharjo Tahun 2016,” Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2017.

13. D. Prasetyani and Sodikin, “Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diabetes Melitus (DM) Tipe 2,” J. Kesehat. Al Irsyad, vol. 2, no. 2, pp. 1–9, 2017.

14. Rofikoh, S. Handayani, and I. Suraya, “Determinan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Posbindu Mawar Kuning Gambir The Determinant of Diabetes Mellitus Type 2 in Posbindu Mawar Kuning Gambir,” Arkesmas, vol. 5, no. 1, pp. 42–48, 2020.

15. M. . Derek, J. . Rottie, and Vandri, “Hubungan Tingkat Stress dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado,” J. Keperawatan, vol. 5, no. 1, 2017.

16. L. Adam and M. B. Tomayahu, “Tingkat Stres Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus,” Jambura Heal. Sport J., vol. 1, no. 1, pp. 1–5, 2019, doi: 10.37311/jhsj.v1i1.2047.

17. S. . Malairu and J. Pitoyo, “Perbedaan Kualitas Hidup Lansia yang Aktif Mengikuti Posyandu Lansia dengan yang Tidak Aktif Mengikuti Posyandu Lansia di Kelurahan,” Prof. Heal. J., vol. 1, no. 2, pp. 65–72, 2020.

18. I. K. Lubis and S. Susilawati, “Analisis length of stay (LOS) berdasarkan faktor prediktor pada pasien DM tipe II di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta,” J. Kesehat. Vokasional, 2017, [Online]. Available: https://journal.ugm.ac.id/jkesvo/article/view/30330

19. Rummiati and M. P. Kusumo, “Service Quality Of Patients With BPJS PBI and BPJS Non PBI In Local Hospitals,” J. Heal. Sci. Community, vol. 2, no. 3, pp. 1–20, 2018.

20. S. Mastuti, F. Nurul, and K. Kusumastuti, “Gambaran Tingkat Kepuasan Pelayanan Pada Pasien Bpjs Pbi Dan Pasien Bpjs Non Pbi Yang Dirawat Di Kelas Iii Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Gombong,” J. Ilm. Kesehat. Keperawatan, vol. 17, no. 2, p. 171, 2021, doi: 10.26753/jikk.v17i2.660.

21. A. N. Sinayu, R. Hasina, and H. S. Harahap, “Pola penggunaan obat anti diabetes mellitus tipe-II pada pasien rawat inap di RSUD Praya tahun 2021,” Sasambo J. Pharm., vol. 5, no. 1, pp. 32–37, 2024, doi: 10.29303/sjp.v5i1.254.

22. M. Djahido, W. I. Wiyono, and D. A. Mpila, “Pola Penggunaan Insulin Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe I Di Instalasi Rawat Jalan Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado,” Pharmacon, vol. 9, no. 1, p. 82, 2020, doi: 10.35799/pha.9.2020.27413.

23. F. Baroroh, W. Yuliana Solikah, and A. Urfiyya, “Cost Analysis Of Type 2 Diabetes Mellitus In PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta Hospital,” J. Sci. Pract. Pharm., vol. 16, no. 2, pp. 11–12, 2016.

24. V. Gamayanti, N. L. M. . Ratnasari, and A. Bhargah, “Pola Penggunaan Insulin Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poli Penyakit Dalam RSU Negara Periode Juli-Agustus 2018,” Intisari Sains Medis, vol. 9, no. 3, pp. 68–73, 2018.

25. I. . Wijaya, A. Faturrohmah, A. Yuda, Mufarrihah, T. . Soestanto, and G. Kartika, “Profil Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Wilayah Surabaya Timur.,” J. Farm. Komunitas, vol. 2, no. 1, pp. 23–28, 2015.

26. N. Norhalimah, R. Agustina, and R. Rusli, “Analisis Biaya Minimal dan Efektivitas Terapi Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Panglima Sebaya Paser,” Proceeding Mulawarman Pharm. Conf., vol. 7, pp. 63–69, 2018, doi: 10.25026/mpc.v7i1.294.

27. A. . Damayanti, A. Rohendi, and A. . Rahim, “Pengaruh Tingkat Kelas Dan Biaya Terhadap Kualitas Pelayanan Di Rs Mutiara Hati Subang,” J. ARS Univ., vol. 1, no. 2, 2023.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

1.
ANALISIS MINIMALISASI BIAYA PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETIK PASIEN RAWAT INAP DIABETES MELITUS DENGAN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING PERIODE JANUARI-JULI 2024. JIFI [Internet]. 2025 Dec. 31 [cited 2026 Jun. 14];8(2):307-20. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/2769