UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DAN KULIT BATANG KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) TERHADAP Escherichia coli

Penulis

  • Muhammad Irsyad Ilham Diploma Tiga Farmasi,Universitas Santo Borromeus, Indonesia
  • Naomi Dwi Cahyanti Diploma Tiga Farmasi,Universitas Santo Borromeus, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36387/1pbmdb49

Kata Kunci:

Antibakteri, Diare, Esterichia coli, Kayumanis, Rosella

Abstrak

Escherichia coli merupakan salah satu penyebab utama diare, sehingga diperlukan alternatif antibakteri berbasis bahan alam. Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dan kulit batang kayu manis (Cinnamomum burmannii) diketahui memiliki aktivitas antibakteri melalui mekanisme kerja yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak bunga rosella 30%, ekstrak kulit batang kayu manis 10%, serta kombinasi keduanya terhadap Escherichia coli. Kajian teoritis didasarkan pada kandungan flavonoid pada rosella serta senyawa sinamaldehid dan eugenol pada kayu manis sebagai antibakteri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan metode difusi cakram dengan tiga kelompok perlakuan dan satu kelompok kontrol negatif. Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat setelah inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kelompok perlakuan menghasilkan zona hambat dengan kategori sedang, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan zona hambat. Uji statistik Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan aktivitas antibakteri yang signifikan antar kelompok (Asymp.Sig = 0,000008). Uji lanjutan Mann Whitney menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak memiliki aktivitas antibakteri tertinggi dengan nilai mean rank 29,63, diikuti ekstrak bunga rosella 30% (mean rank 16,83) dan ekstrak kulit batang kayu manis 10% (mean rank 9,04).

Referensi

1. Arivo D., Dwiningtyas A. W., “Pola Kepekaan Escherichia coli Penyebab Infeksi Saluran Kemih terhadap Antibiotik,” Jurnal Farmasi Malahayati, vol. 2, no. 1, Januari 2019.

2. W. D. K. Nadia Zahra Sabira, Naijla Irly Shaliha, Sandrina Hagja Salsabila, “Distribusi Kejadian Diare pada Balita dan Kualitas Sumber Air Minum di Indonesia: Studi Ekologi,” J. Nas. Kesehat. Lingkung. Glob., vol. 6, no. 1, 2025.

3. Nurkhalika R., Puspitasari I., Nuryastuti T., “Trend Pola Resistensi Antimikroba pada Pasien Sepsis di Intensive Care Unit: Studi Retrospektif selama 5 Tahun,” Majalah Farmasetika, vol. 19, no. 4, pp. 498–503.

4. Artanti G. D., Mengatasi Resistensi Antibiotik: Strategi Baru dalam Pengobatan Infeksi, 2024.

5. S. Nuzul W Diyah, Isnaeni, Shabrina W Hidayati, Bambang T Purwanto, “Design of gossypetin derivatives based on naturally occurring flavonoid in Hibiscus sabdariffa and the molecular docking as antibacterial agents.”

6. F. Nababan, I. M. S. Panjaitan, and D. R. Ricky, “Antibacterial Effectiveness Test of Roselle Flower (Hibiscus sabdariffa L.) Ethanol Extract Against Escherichia coli, Staphylococcus aureus, and Propionibacterium acnes Bacteria,” J. Biol. Trop., vol. 25, no. 1, pp. 1074–1083, 2025.

7. N. Parisa, R. N. Islami, E. Amalia, R. Sari, and P. Rasyid, “Antibacterial Activity of Cinnamon Extract (Cinnamomum burmannii) against Staphylococcus aureus and Escherichia coli In Vitro,” Vol. 3, No. 2, Pp. 19–28, 2019.

8. S. Girsang, “Pengaruh Peningkatan Konsentrasi Virgin Coconut Oil (Vco) Pada Sabun Mandi Cair Vco Ph Netral Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus,” 2025.

9. S. A. Handayani, R., Qamariah, N., & Mardova, “Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Batang Saluang Belum terhadap Bakteri Escherichia coli,” Borneo J. Pharm., vol. 1, no. 1, pp. 16–18, 2018.

10. A. P. D. Sri Zerita Azlin, Wahyu Margi Sidoretno, “Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Etil Asetat Daun Matoa (Pometia Pinnata J.R & G. Forst) terhadap Staphylococcus Aureus,” J. JFARM (Jurnal Farm., vol. 1, no. 1, 2023.

11. i. j. selphina kumowal, fatimawali, “uji aktivitas Antibakteri Nanopartikel Ekstrak Lengkuas Putih (Alpinia Galanga (L.) Willd) Terhadap Bakteri Klebsiella Pneumoniae,” Pharmacon, Vol. 8, No. 4, 2019.

12. Khana T., Sankheb K., Suvarnaa V., Sherjea A., Patela K., Dravyakara B., “DNA Gyrase Inhibitors: Progress and Synthesis of Potent Compounds as Antibacterial Agents,” Biomedicine & Pharmacotherapy, vol. 103, pp. 923–938, 2018.

13. Utchariyakiat I., Surassmo S., Jaturanpinyo M., Khuntayaporn P., Chomnawang M. T., “Efficacy of Cinnamon Bark Oil and Cinnamaldehyde on Anti-Multidrug Resistant Pseudomonas aeruginosa and the Synergistic Effects in Combination with Other Antimicrobial Agents,” BMC Complementary and Alternative Medicine, vol. 16, p. 158, 2016.

14. Abaka A. M., Pola B. J., Dangana M. B., Usman A. A., “Antibacterial and Synergistic Potential of Hibiscus sabdariffa and Zingiber officinale Against Multidrug-Resistant Bacteria,” Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry, vol. 14, no. 2, Oktober 2025.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

1.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DAN KULIT BATANG KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii) TERHADAP Escherichia coli. JIFI [Internet]. 2026 May 30 [cited 2026 May 31];9(1):105-18. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/2975