ANALISIS KESESUAIAN PENYIMPANAN COLD CHAIN PRODUCT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN

Penulis

  • Muhammad Fadhil Qadhafi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Amaliyah Wahyuni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Noor Aisyah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Hidayaturrahman Rumah Sakit Islam Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v9i1.3019

Kata Kunci:

Analisis, Kesesuian penyimpanan, CCP

Abstrak

CCP  merupakan sediaan farmasi yang memerlukan pengendalian suhu ketat untuk menjaga stabilitas obat. Penyimpangan suhu selama penyimpanan  menyebabkan degradasi produk mutu kefarmasian. Penelitian ini bertujuan  menganalisis kesesuaian sistem penyimpanan CCP di Rumah Sakit Islam Banjarmasin berdasarkan lima indikator standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) Peraturan BPOM No. 20 Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional melalui observasi langsung menggunakan lembar observasional terstandar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan  kuantitatif melalui perhitungan persentase kesesuaian serta data diolah dengan menggunakan Microsoft Excel 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian penyimpanan CCP  di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Islam Banjarmasin sebesar  90,48% sesuai ketentuan CDOB BPOM 2025. Indikator monitoring suhu dan kualitas dan kapasitas SDM menjadi aspek yang sepenuhnya sesuai (100%), sedangkan tiga indikator lainnya masih mengalami ketidaksesuaian, yaitu sistem bangunan dan ruang (87,5%), sarana dan prasarana (75%), dokumentasi dan pelaporan (87,5%). Ketidaksesuaian dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk keterbatasan ruang penyimpanan, tidak tersedianya alarm suhu, penempatan kulkas yang belum memenuhi jarak standar, dan bukti kalibrasi alat. Secara keseluruhan, penyimpanan CCP di instalasi farmasi Rumah Sakit Islam Banjarmasin belum sepenuhnya memenuhi standar CDOB, sehingga diperlukan peningkatan pada aspek sarana prasarana, kelengkapan dokumentasi, dan optimalisasi tata kelola ruang penyimpanan

Referensi

1. BPOM, 2025. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 20 Tahun 2025 tentang Standar Cara Distribusi Obat yang Baik 68–79.

2. BPOM, 2020. Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat Yang Baik.

3. Elis Susilawati, ED. Yunisa M.P, Deti Siti Fatimah, 2022. Evaluasi Kesesuaian Penyimpanan Obat Di Salah Satu Apotek Kota Cimahi. Borneo Journal Of Pharmascientech Volume 6 No.1, 31–37.

4. Gebbie Prisiliya Lumentut, N.C.P.A.C.W., 2015. Evaluasi Penyimpanan Dan Pendistribusian Vaksin Dari Dinas Kesehatan Kota Manado Ke Puskesmas Tuminting, Puskesmas Paniki Bawah Dan Puskesmas Wenang. Jurnal Ilmiah Farmasi 9–15.

5. Istiqamah, nurul F., 2024. Jurnal Promotif Preventif Analisis Manajemen Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Pelamonia Makassar Analysis of Drug Management at the Storage Stage at the Pharmacy Installation of the Hospital Pelamonia Makassar Nurul Fajriah Istiqamah. Makassar.

6. Komariah, S., Hilmi, I.L., Ratnasari, D., Rachmawati, E., 2022. Evaluasi Distribusi Produk Rantai Dingin pada Puskesmas di Kabupaten Karawang. JIK Jurnal Ilmu Kesehatan 6, 254. https://doi.org/10.33757/jik.v6i2.537

7. Malinggas, N.E.R., Posangi, ) J, Soleman, ) T, 2015. Analysis of Logistics Management Drugs In Pharmacy Installation District General Hospital Dr. Sam Ratulangi Tondano.

8. Medicines Agency, E., 2020. MSSG recommendations to strengthen supply chains of critical medicinal products.

9. Menteri Kesehatan RI, 2016. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit Indonesia.

10. Mvundura, M., Lydon, P., Gueye, A., Diaw, I.K., Landoh, D.E., Toi, B., Kahn, A.L., Kristensen, D., 2017. An economic evaluation of the controlled temperature chain approach for vaccine logistics: Evidence from a study conducted during a meningitis a vaccine campaign in togo. Pan African Medical Journal 27. https://doi.org/10.11604/pamj.supp.2017.27.3.12087

11. Oktaviani, T., 2022. Evaluasi Kesesuaian Penyimpanan Dan Distribusi Vaksin Imunisasi Di Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau Tahun 2022.

12. Prasetyo, J., Octaviani, P., Prabandari, R., 2021. Analisis Pengelolaan Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.

13. Primadiamanti, A., Ayu Rai Saputri, G., Lina Sari, D., 2021. Evaluasi Penyimpanan Dan Pendistribusian Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Mutiara Bunda Tulang Bawang.

14. Sandita, D.L., 2023. Overview of Storage And Distribution of Pharmaceutical Preparations in the Medical Logistics Warehouse TK IV Cijantung Hospital Volume 02 No. 06, 695–702.

15. Sembiring, D., Wathoni, N., 2021. Evaluasi Pelaksanaan Pendistribusian Cold Chain Product (CCP) oleh Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Kota Bandung. Majalah Farmasetika 6, 300. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v6i4.34822

16. Trianasari, N., Andriani, R., Sukajie, B., 2024. Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi RSKB Halmaera Siaga Kota Bandung. Jurnal Ekonomi & Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika 22. https://doi.org/10.31294/jp.v17i2

17. Washington, D.C., 2023. Guidelines for healthcare workers on the proper interpretation of vaccine vial monitors and their use.

18. Wen, Z., Liao, H., Ren, R., Bai, C., Zavadskas, E.K., Antucheviciene, J., Al-Barakati, A., 2019. Cold chain logistics management of medicine with an integrated multi-criteria decision-making method. Int J Environ Res Public Health 16.

19. Habibi, R., & Aprilian, R. 2020. Buku Tutorial dan penjelasan aplikasi e-office berbasis web menggunakan metode RAD. Kreatif

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

1.
ANALISIS KESESUAIAN PENYIMPANAN COLD CHAIN PRODUCT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN. JIFI [Internet]. 2026 May 30 [cited 2026 Sep. 21];9(1):140-53. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/3019