TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNA KONTRASEPSI KB HORMONAL TERHADAP EFEK SAMPING PENINGKATAN TEKANAN DARAH DI APOTEK PERINTIS BANJARMASIN

Penulis

  • Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Devia Pratiwi Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Anna Khumaira Sari Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Noverda Ayuchecaria Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Nazhipah Isnani Apotek Perintis Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v3i1.461

Kata Kunci:

Tingkat pengetahuan, Kontrasepsi KB Hormonal, Efek samping, Peningkatan tekanan darah

Abstrak

Tingkat pengetahuan pengguna kontrasepsi KB (Keluarga Berencana) hormonal masih sangat rendah terhadap efek samping yang banyak terjadi di negara berpendapatan rendah khususnya di Indonesia. Sebagian besar belum mengetahui efek samping yang sering timbul dalam pemakaian kontrasepsi hormonal salah satunya peningkatan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pengguna kontrasepsi KB Hormonal terhadap efek samping peningkatan tekanan darah di Apotek Perintis Banjarmasin.

Jenis penelitian ini adalah dengan metode deskriptif secara prospektif. Penelitian dilaksanakan pada bulan maret sampai april 2019 di tiga tempat Apotek Perintis Banjarmasin yaitu di Apotek Perintis Kuripan, Apotek Perintis Kayutangi dan di Apotek Perintis S.Parman. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang membeli kontrasepsi KB hormonal dan pasien yang membeli obat antihipertensi yang memakai kontrasepsi KB hormonal. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner terdiri dari 10 pernyataan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling.

Hasil penelitian dari 132 respoden menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien sebanyak 46 pasien (34,8%) berpengetahuan baik, sebanyak 66 pasien (50,0%) berpengetahuan cukup, dan 20 pasien (15,2%) berpengetahuan kurang.

Referensi

Irianto Koes, 2014, Pelayanan Keluarga Berencana Dua Anak Cukup. Jurnal. Bandung: Alfabeta

WHO, 2014, Global Contraception Modern. World Health Organization.

BKKBN, 2011, WUS (Wanita Usia Subur). Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Jakarta: BKKBN.

Widiawatie N, 2017, Hubungan Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal Terhadap Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Grogol, Skripsi, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kemenkes RI, 2013, Profil Kesehatan Indonesia tahun 2013. eJurnal, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Kaunang, S. S, Billy J.K Nancy S.H Molanda, 2014, Hubungan Antara Penggunaan Kontrasepsi Pil Dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Bahu Kota Manado.Jurnal. Manado.

Riskesdas, 2018, Hasil Utama Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Cici S.T. Rina M. K, Yolanda B.B, 2016, Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Pil KB Kombinasi Dengan Hipertensi Pada Akseptor Pil KB Di Puskesmas Enemawira Kabupaten Sangihe. eJournal Keperawatan (eKp) Volume 4 Nomor 1, Mei 2016.

Wawan, A., dan Dewi, M., 2010, Teori Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia, Nuha Medika, Yogyakarta.

BKKBN, 2007, Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. 5th ed, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Mubarak dan chayatin, 2009, Ilmu keperawatan Komunitas pengantar dan teori buku I, Salemba Medika, jakarta.

Utami, N. R. A. Utami, 2015, Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Obat Generik, Obat Generik Bernama Dagang Dan Obat Paten Di Apotek Kimia Farma 217, Karya Tulis Ilmiah, Akademi Farmasi ISFI; Banjarmasin.

Notoatmodjo, S, 2007,

Unduhan

Diterbitkan

2020-05-30

Cara Mengutip

1.
TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNA KONTRASEPSI KB HORMONAL TERHADAP EFEK SAMPING PENINGKATAN TEKANAN DARAH DI APOTEK PERINTIS BANJARMASIN. JIFI [Internet]. 2020 May 30 [cited 2026 May 9];3(1):94-103. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/461