ANALISIS BIAYA KEMOTERAPI PASIEN KANKER PAYUDARA DAN KANKER SERVIKS DI RSUD ULIN BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v3i1.500Kata Kunci:
Biaya, Kanker Payudara, Kanker ServiksAbstrak
Indonesia yang memerlukan tindakan/intervensi kesehatan masyarakat. Pembiayaan kanker pada Jamkesmas tahun 2012, menempati urutan ke-2 sebanyak Rp.144,7 M. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbandingan antara biaya riil dengan tarif paket INA-CBGs pada pasien kemoterapi kanker payudara dan kanker serviks peserta JKN di RSUD Ulin Banjarmain. Metode penelitian non eksperimental dengan rancangan cros sectional data diambil secara retrospektif dari berkas klaim JKN tahun 2018, penelitian bersifat komparatif. Sampel penelitian pada pasien kanker sebanyak 306 episode perawatan dan 127 episode perawatan pada pasien kanker serviks. Analisis data diuji dengan one sample t-test untuk melihat perbandingan rata-rata biaya riil dengan tarif INA CBGs. Berdasarkan hasil one sample t-test menunjukkan bahwa disemua tingkat keparahan (I,II,III) terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara biaya riil dengan tarif paket INA-CBGs, kecuali pada tingkat keparahan I (kelas 1) nilai p>0,05. Rata-rata biaya yang harus dikeluarkan pasien kanker payudara setiap melakukan kemoterapi, tingkat keparahan I Rp.4.496.831 dan tingkat keparahan II Rp.7.797.032. Rata-rata biaya pada pasien kemoterapi kanker serviks, pada tingkat keparahan I Rp.3.388.248, tingkat keparahan II Rp.3.475.007 dan tingkat keparahan III Rp.3.535.933.