DOCKING MOLEKULER SENYAWA B-KAROTEN DALAM TANAMAN KELOR (Moringa Oleifera L.) SEBAGAI PENGHAMBAT ENZIM TIROSINASE DENGAN AUTODOCK – VINA
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v3i2.540Kata Kunci:
Pemutih, Beta-Karoten, Kelor, Docking Molekular, AutodockAbstrak
Hidrokuinon telah digunakan dalam kosmetik karena memiliki aktivitas sebagai pemutih. Pada penelitian sebelumnya, B-Karoten dalam tanaman Kelor juga diketahui memiliki aktivitas sebagai penghambat enzim tirosinase. Perlu diketahui bagaimana mekanisme interaksi senyawa B-Karoten terhadap tirosinase (5M8N) dan senyawa manakah antara hidrokuinon dan B-karoten yang memberikan aktivitas sebagai pemutih yang lebih baik secara komputasi.Tirosinase dipreparasi menggunakan Discovery Studio Visualizer. Ligan dipreparasi dengan menggunakan Autodock 4.2. Autodock-Vina digunakan untuk docking antara protein dengan ligan. Tolok ukur yang menjadi hasil adalah nilai binding affinity (kkal/mol) ligan terhadap protein. Visualisasi docking antara ligan dan protein menggunakan Program Ligplot+ dengan lisensi 1 tahun. Media yang digunakan untuk proses docking adalah komputer berspesifikasi Intel Core i7-3770 CPU dengan kecepatan 3.40 GHz 8 cores, resolusi monitor 1920x1080p, VGA NVIDIA GeForce GTX 750, Memori RAM 8 gb, Windows 8 64-bit sebagai sistem operasi. Hasil docking didapatkan bahwa nilai binding affinity B-karoten terhadap tirosinase yaitu -11.2 sedangkan hidrokuinon dengan tirosinase yaitu -5.4 dengan RMSD 0. Hasil visualisasi didapatkan bahwa B-karoten lebih banyak mengikat asam amino reseptor daripada hidrokuinon. B-karoten dalam tanaman kelor terbukti secara aktif tidak hanya dalam uji in vitro di laboratorium basah, tapi juga aktif terapetik sebagai pemutih secara komputasi pada laboratorium kering.