STUDI LITERATUR : RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK PADA PASIEN GANGGUAN KEJIWAAN SKIZOFRENIA

Penulis

  • Adin Hakim Kurniawan Poltekkes Kemenkes Jakarta 2 Prodi Farmasi
  • Yetri Elisya Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Jakarta II
  • Muhamad Irfan Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Jakarta II

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v3i2.556

Kata Kunci:

Antipsikotik, Rasionalitas, Skizofrenia

Abstrak

Pendahuluan.Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat adalah penderita psikotik akut dan skizofrenia. Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang parah, ditandai dengan banyaknya gangguan dalam berpikir, mempengaruhi bahasa, persepsi, dan rasa kesadaran diri. Rasionalitas obat adalah pemakaian obat yang rasional dimana pasien menerima pengobatan yang sesuai dengan kebutuhan klinis. Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013 dan 2018 menunjukkan adanya peningkatan prevalensi ODGJ sebesar 5,3%.Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui rasionalitaspenggunaan antipsikotik pada pasien gangguan kejiwaan skizofrenia. Metode. Desain penelitian yang digunakan adalah studi literatur, artikel dikumpulkan dengan menggunakan database GoogleSchoolar. Hasil  yang ditunjukkan bahwa pasien yang memiliki penyakit skizofrenia adalah  laki laki dengan rentang umur 18 - 45 tahun.dengan penggolongan antipsikotik Tipikal. Kesimpulan Penggolongan kelas terapi tunggal menggunakan haloperidol dan kelas terapi kombinasi menggunakan chlorpromazine dan haloperidol serta memiliki rasionalitas yang baik berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat pasien, tepat dosis.

Unduhan

Diterbitkan

2020-12-28

Cara Mengutip

1.
STUDI LITERATUR : RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIPSIKOTIK PADA PASIEN GANGGUAN KEJIWAAN SKIZOFRENIA. JIFI [Internet]. 2020 Dec. 28 [cited 2026 Jun. 7];3(2):199-208. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/556