SELISIH TARIF RUMAH SAKIT TERHADAP TARIF INA-CBG’s PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT DAERAH IDAMAN BANJARBARU TAHUN 2019
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v3i2.599Kata Kunci:
Selisih tarif, Sectio Cesarea, Tarif Rumah SakitAbstrak
Angka operasi caesar terus meningkat di setiap negara, World Health Organization (WHO) merekomendasikan Caesarean Section Rate (CSR) yang ideal bagi suatu negara berkisar 10% sampai 15%. INA-CBG’s merupakan pembayaran dengan sistem paket berdasarkan penyakit yang diderita pasien. Dalam penerapan sistem INA-CBG’s sering terjadi permasalahan dalam pembiayaanya. Hal yang sering terjadi adalah besarnya tarif rumah sakit pada prosedur Sectio Caesarea melebihi klaim INA-CBG’s. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui selisih antara tarif rumah sakit dengan klaim INA-CBG’s di RSD idaman Banjarbaru. Penelitian ini merupakan penelitian observasional rumah sakit terhadap biaya medis langsung (direct medical cost), data diambil secara retrospektif dari data klaim peserta JKN pasien Sectio Caesarea tahun 2019 di RSD Idaman Banjarbaru sebanyak 833 sampel data menggunakan sampel jenuh. Perhitungan data untuk mengetahui selisih dilakukan dengan cara mengurangkan tarif rumah sakit dengan tarif INA-CBG’s. Hasil penelitian menunjukkan selisih antara tarif rumah sakit dengan tarif INA-CBG’s pada pasien Sectio Caesarea di RSD Idaman Banjarbaru adalah selisih negatif sebesar Rp.3.908.338.992 (n = 833) dan selisih rata-rata tarif rumah sakit dengan rata-rata tarif INA-CBG’s adalah Rp.4.691.884 per pasiennya