PENGUKURAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PESERTA JKN DENGAN PENYAKIT JANTUNG ISKEMIK DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ST. ELISABETH SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v3i2.619Kata Kunci:
Penyakit jantung iskemik, hipertensi, tekanan darah, RS St. ElisabethAbstrak
Penyakit Jantung Iskemik (PJI) didefinisikan sebagai kekurangan oksigen dan penurunan atau tidak adanya aliran darah ke miokardium yang disebabkan oleh penyempitan arteri koroner. Hipertensi merupakan faktor risiko yang berperan penting terhadap PJI. Terapi hipertensi pada pasien PJI bertujuan untuk mencegah kematian, infark miokardial, stroke, pengurangan frekuensi dan durasi iskemia miokard dan memperbaiki tanda serta gejala. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketercapaian target tekanan darah pada pasien PJI peserta JKN di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit St. Elisabeth Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional menggunakan data retrospektif. Data diperoleh dari rekam medik. Kriteria inklusi penelitian ini adalah pasien peserta JKN dengan diagnosa PJI di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit St. Elisabeth Semarang periode Oktober-Desember 2019 yang mendapat terapi antihipertensi, berumur 26-65 tahun, mempunyai data tekanan darah selama dua bulan berurutan. Berdasarkan hasil penelusuran data rekam medis diperoleh data sebanyak 88 pasien, terdiri dari 64 (72,73%) pasien laki-laki, 46 (52,27%) pasien berumur 56-65 tahun. Sebanyak 57 pasien (64,78%) mempunyai penyakit penyerta dan penyakit penyerta terbanyak adalah DM tipe 2. Agen antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah beta blocker. Sebanyak 82 (93,18%) pasien mencapai target tekanan darah berdasarkan JNC 8.