HUBUNGAN ANTARA WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS GAMBUT

Penulis

  • Erna Prihandiwati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin
  • Normila Hayati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin
  • Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin
  • Anna Khumaira Sari Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v3i2.626

Kata Kunci:

Waktu tunggu resep, Tingakat kepuasan, Puskesmas

Abstrak

Waktu tunggu pelayanan resep merupakan salah satu pelayanan yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien. Aspek utama yang menjadi pengaruh adalah semakin cepat waktu tunggu pelayanan resep maka pasien akan semakin puas. Dalam hal evaluasi dan peningkatan pelayanan maka perlu diketahui gambaran waktu tunggu pelayanan resep dan hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep terhadap tingkat kepuasan pasien.

Metode penelitian ini bersifat non eksperimental dengan pengambilan data secara prospektif. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah pasien atau keluarga pasien yang menunggu dalam pelayanan resep obat. Sampel menggunakan consecutive sampling didapatkan 169 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan SPSS 16.0. yaitu uji Spearman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu tunggu pelayanan resep non racikan dan resep racikan keselurahannya memenuhi standar SOP Puskesmas Gambut. Tingkat kepuasan pasien dimensi Reliability dengan persentase 74,06% berada pada kategori puas. Dimensi Responsiveness dengan persentase 76,33% berada pada kategori sangat puas. Tidak terdapat hubungan (signifikasi 0,306 > 0,05) antara waktu tunggu pelayanan resep terhadap tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Gambut.

Referensi

Kementerian Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014. tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014.

Kementerian Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014, tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas. Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014.

Ma’rufi, I., Khoiri, A., Indrayani, R., Prasetyo, H. Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Puskesmas : Kajian Kualitatif Kultur Medis, Standarisasi Mutu, Konsep Puskesmas Dan Relasi Dokter Pasien Di Kabupaten Jember. Jurnal IKESMA. 2015. Vol. 11 No.1 :72-89.

Parasuraman, V.A. Analisis Hubungan Persepsi Mutu Pelayanan dengan Tingkat Kepuasaan Pasien Balai Pengobatan (BP) Umum Puskesmas Di Kabupaten Tasikmalaya. Tesis. Universitas Diponegoro. Semarang. 2011.

Febriani, N. Pemanfaatan Waktu Tunggu Dengan Edukasi Kesehatan Melalui Smart Phones. Manajemen Keperawatan FIK UI. 2012.

Kepala Puskesmas. Pelayanan Apotek Di Puskesmas Gambut. Kabupaten Banjar. 2017

Kementerian Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129/Menkes/SK/II/2008, tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2008.

Unduhan

Diterbitkan

2020-12-28

Cara Mengutip

1.
HUBUNGAN ANTARA WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS GAMBUT. JIFI [Internet]. 2020 Dec. 28 [cited 2026 Aug. 7];3(2):281-90. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/626