PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK ETANOL 70% DAN FRAKSI ETIL ASETAT DAUN BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) DENGAN METODE SPEKTROFOMETRI UV-VIS
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v4i1.665Kata Kunci:
daun bawang dayak, fenolik, UV-vis spektofotometeriAbstrak
Bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) digunakan oleh masyarakat didaerah Kalimantan Tengah sebagai pengobatan secara tradisional dengan memanfatkan bagian umbi bawang dayak sedangkan bagian daunnya jarang dimanfaatkan, bagian daun bawang dayak juga memiliki potensi secara alami bermanfaat sebagai obat tardisional karena mengandung senyawa fenol. Senyawa fenol bermanfaat sebagai antioksidan, anti inflamasi, hemostatik dan antitumor. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kandungan senyawa kimia fenolik pada fraksi etil asetat dan ekstrak etanol 70% daun bawang dayak dan mengetahui kadar fenolik total yang terkandung didalamnya
Sampel pada penelitian ini adalah daun bawang dayak yang didapatkan dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Ekstraksi daun bawang dayak menggunakan metode maserasi. Fraksi ekstrak dibuat dengan metode ekstraksi cair – cair dengan pelarut etil asetat. Metode penetapan kadar yang digunakan adalah Spektrofotometri Uv-Vis dengan pereaksi Folin ciocalteau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% dan fraksi etil asetat daun bawang dayak mengandung senyawa Fenolik. Kadar fenolik pada penelitian fraksi etil asetat daun bawang dayak adalah 10,61 % ± 0,0019 dikatakan lebih besar dari kadar ekstrak etanol 70 % daun bawang dayak adalah 2,23 % ± 0,0002.