EVALUASI MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT TAHAP SELECTION DAN PROCUREMENT DI PUSKESMAS CEMPAKA PUTIH TAHUN 2018

Penulis

  • Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Nabella Yunika Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin
  • Fatthul Jannah Puskesmas Cempaka Putih

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v4i1.686

Kata Kunci:

Seleksi, Perencanaan, Pengadaan, Puskesmas

Abstrak

Proses manajemen pengelolaan obat, tahap selection (seleksi) merupakan tahap awal yang sangat menentukan dalam perencanaan obat yang dimana tahap ini dilakukan seleksi terhadap obat-obat yang benar-benar diperlukan bagi sebagian besar pola penyakit, yang harus mengacu pada DOEN dan FORNAS. Selanjutnya dilakukan tahap perencanaan dan pengadaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian obat yang tersedia dengan DOEN Tahun 2017 dan FORNAS TK.1 Tahun 2017 serta kesesuaian permintaaan obat dengan obat yang diterima di Puskesmas Cempaka Putih tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan mengumpulkan laporan kasus. Populasi dalam penelitian ini yaitu data RKO JKN & LPLPO berdasarkan APBD periode Desember 2017-November 2018 dan JKN periode Januari-Desember 2018. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil kesesuaian obat dengan dana APBD yang mengacu dengan DOEN (45,59%), dan dengan FORNAS (49,04%), kesesuaian obat dengan dana JKN dengan Fornas (50%) dan dengan DOEN (55,55%), kesesuaian permintaan dan penerimaan obat di LPLPO APBD (44,70%), kesesuaian permintaan dan penerimaan obat di RKO JKN (28,12%).

Referensi

Permenkes, 2016. Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Menteri Kesehatan republik Indonesia, Jakarta.

Quick, D.J., Hume, M.L, Raukin J.R, Laing, RO., O’Connor, RW., 2012, Managing Drug Supply (2nd ed), Revised and Expanded, Kumarin Press, West Hartford.

Joseph, M. & Handayani, R.S. (2002) Gambaran Indikator Evaluasi Pengelolaan Obat di 20 Puskesmas Sumatera Barat. Puslitbang Sistem Dan Kebijakan Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan, Universitas Sumatera Utara

Huda, N., 2018. Kesesuaian Permintaan Dengan Penerimaan Perbekalan Farmasi Pada Laporan Pemakaian Dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) Tahun 2017 Di Upt Puskesmas Sungai Tabuk 1. Karya Tulis Ilmiah, Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin.

Kepmenkes, 2017. Nomor HK.01.07/MENKES/395/2017 tentang Daftar Obat Esensial. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Permenkes, 2014. Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Permenkes, 2014. Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pengadaan Obat Berdasarkan Katalog elektronik (E-Catalogue). Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Unduhan

Diterbitkan

2021-06-01

Cara Mengutip

1.
EVALUASI MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT TAHAP SELECTION DAN PROCUREMENT DI PUSKESMAS CEMPAKA PUTIH TAHUN 2018. JIFI [Internet]. 2021 Jun. 1 [cited 2026 Nov. 6];4(1):85-94. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/686