PENGARUH SUHU PENYEDUHAN TERHADAP EFEK DIURETIK TEH HIJAU PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS
DOI:
https://doi.org/10.36387/jifi.v5i2.1148Kata Kunci:
Suhu, Penyeduhan, Teh hijau, Efek diuretikAbstrak
Teh (Camelia sinensis L.) merupakan minuman yang familiar di masyarakat dan diminum dengan cara diseduh. Teh hijau memiliki kandungan kimia seperti polifenol, tanin, steroid dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu penyeduhan terhadap efek diuretik dari teh hijau pada mencit jantan galur swiss.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan terhadap 25 ekor mencit yang dibagi menjadi lima kelompok. Kelompok I (CMC Na 1%), Kelompok II (Furosemid dosis 5,2 mg/KgBB ), Kelompok III, IV dan V (teh hijau yang diseduh pada suhu 50o C, 70o C dan 90o C ) dengan waktu penyeduhan 5-15 menit. Pengukuran urin dilakukan setiap 1 jam selama 6 jam. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji One-Way ANOVA dilanjutkan uji LSD dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan efek diuretik pada suhu penyeduhan 50oC tidak berbeda bermakna (p> 0,05) dengan efek diuretik pada suhu 70o C namun rata-rata jumlah volume urin pada suhu 50o C lebih besar dari suhu 70o C. Efek diuretik pada suhu 90o C berbeda bermakna (p< 0,05) dibandingkan pada suhu 50o C dan 70o C.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa agar efek diuretik teh hijau dapat optimal maka perlu diseduh dengan suhu 50oC dan 70o C selama 5-15 menit.
Referensi
WHO. 2018. Global Health Estimates 2016: Deaths by Cause, Age, Sex, by Country and by Region, 2000- 2016. Geneva: World Health Organization.
Snigdha M., Kumar S.S., Jaya Y. and Kasana B., 2013, Review Article a Review on “How Exactly Diuretic Drugs Are Working in Our Bodyâ€. Journal of Drug Delivery & Therapeutics. 3 (5): 115–120.
Nafrialdi, G., & Sulistia, G. (2011). Farmakologi dan Terapi Edisi 5 Cetakan Ulang Dengan Tambahan. Jakarta: Universitas Indonesia.
Redaksi Sehat Negeriku. 2011. Integrasi Pengobatan Tradisional dalam Sistem Kesehatan Nasional. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20111102/541807/integrasi-pengobatan-tradisional-dalam-sistem-kesehatan-nasional/. Diakses tanggal 28 Januari 2021.
Sariana. 2011. Uji Efek Analgetik Dari Infusa Daun Asam Jawa (Tamarindus indica Linn) Pada Mencit (Mus muskulus). Skripsi. Makassar : Universit.as Islam Negeri Alauddin
Winarti., L dan Wantiyah. 2011. Uji Efek Analgetik Ekstrak Rimpang Temu Kunci (Boesenbergia pandurata Roxb) Schlechter Pada Mencit Jantan Galur Swiss. Majalah Obat Tradisional. 16(1): 26-33.
Susilowati, Agustina. 2019. Diuretic Effect Of The Aqueous Extract Of Green Tea Leaves. Advances in Health Science Research. 15: 33-36.
Harwiningrum, Ragilia Puspita. 2020. Pengaruh Suhu dan Waktu Penyeduhan Terhadap Aktivitas Anti Oksidan Teh Hitam (Camellia sinensis) dengan Perekasi DPPH Metode Spektrofotometri UV-VIS. Skripsi. Surabaya: Universias Airlangga
Mutmainnah, Nurul., Sitti Chadijah, Muh.Qaddafi. 2018. Penentuan Suhu dan Waktu Optimum Penyeduhan Batang Teh Hijau (Camellia sinensis, L.) Terhadap Kandungan Antioksidan Kafein, Tanin dan Katekin. Lantanida Journal. 1(6):1-102
Marlyne, I,S., Citraningtyas, G., dan Lolo, W,A., 2012. Uji Efek Analgetik Ekstrak Etanol 70% Bunga Mawar (Rosa chinesis Jacq.) Pada Mencit Yang Diinduksi Asam Asetat. Skripsi. Depok: FMIPA Universitas Indonesia.
Herman, H., Azizah, R.N., dan Inaku, C., 2012. Uji Efek Diuretik Infus Biji Jagung (Zea mays L.), Rambut Jagung Dan Kombinasi Antar Keduanya Pada Kelinci Jantan (Oryctolagus cuniculus) Berdasarkan Parameter Frekuensi Urinasi Dan Volume Urin. As-Syifa. 04(01): 65-73.
Susilowati, Agustina. 2019. Diuretic Effect Of The Aqueous Extract Of Green Tea Leaves. Advances in Health Science Research. 15: 33-36.
Susilowati, Agustina dan Ramadhan N.K.K., 2021. Perbandingan Aktivitas Diuretik pada Berbagai Produk Seduhan Teh Hijau (Camellia sinensis, L.), Majalah Farmasetika. 6(1):71-79
Susilowati, Agustina dan Indratika, S.N., 2020, Comparative effectiveness of the ethanol extract and infusion of green tea leaves (Camellia Sinensis L.) as a diuretic in male swiss mice, Phamaciana, Vol.10 (2): 185-192
Putri, D. D. dan Ulfin, I. 2015. Pengaruh Suhu dan Waktu Ekstraksi terhadap Kadar Kafein dalam Teh Hitam. Jurnal Sains dan Seni ITS; 4; 2337- 3520.
Chadijah, Sitti., Musdalifah, Muhammad Q., Firnanelty., 2021, Optimalisasi Suhu Dan Waktu Penyeduhan Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis L.) P+3 Terhadap Kandungan Antioksidan Kafein, Katekin Dan Tanin, Bencoolen Journal of Pharmacy, 1(1): 59-65
Jahangiri, Y., H. Ghahremani., J.A. Torghabeh., dan E.A. Salehi. 2011. Effect of temperature and slovent on the total phenolic compounds extraction from leaves of Ficus carica. Journal of Chemical and Pharmaceutical Research. 3(5):253-259.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Insan Farmasi Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.