EVALUASI IMPLEMENTASI PELAYANAN FARMASI KLINIS DI PUSKESMAS : STUDI KASUS DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA

Penulis

  • Hendera Hendera Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Risya Mulyani Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Ahmad Akmal Iftikhar Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.36387/jifi.v7i2.2104

Kata Kunci:

Pelayanan farmasi klinis, Puskesmas, Indikator mutu, Evaluasi implementasi, Banjarmasin Utara

Abstrak

Pelayanan farmasi klinis di Puskesmas merupakan komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan primer. Namun, implementasinya masih bervariasi dan belum optimal di berbagai daerah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pelayanan farmasi klinis di Puskesmas Kecamatan Banjarmasin Utara berdasarkan indikator mutu yang telah ditetapkan. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini dilakukan di lima Puskesmas di Kecamatan Banjarmasin Utara. Evaluasi menggunakan 19 indikator mutu pelayanan farmasi klinik yang dikembangkan melalui metode Delphi termodifikasi. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Friedman untuk membandingkan kualitas pelayanan antar Puskesmas. Capaian pelayanan farmasi klinik bervariasi antar Puskesmas, dengan rentang 36% hingga 63%. Puskesmas A menunjukkan kinerja terbaik (63%, kategori baik), sementara Puskesmas D terendah (36%, kategori kurang). Aspek yang menunjukkan kinerja baik meliputi waktu pelayanan resep dan penggunaan obat generik. Area yang memerlukan perbaikan termasuk dokumentasi pengkajian resep, pelabelan obat, dan implementasi layanan farmasi klinis lanjutan. Uji Friedman menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam kualitas pelayanan antar Puskesmas (p > 0,05). Implementasi pelayanan farmasi klinis di Puskesmas Kecamatan Banjarmasin Utara masih bervariasi dan memerlukan peningkatan. Diperlukan strategi terkoordinasi untuk standardisasi prosedur, peningkatan kapasitas, dan penguatan sistem dokumentasi guna mengoptimalkan pelayanan farmasi klinis di tingkat Puskesmas.

Referensi

Iqbal N, Huynh C, Maidment I. Systematic literature review of pharmacists in general practice in supporting the implementation of shared care agreements in primary care. Syst Rev. 2022 Dec 1;11(1).

DEPKES RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2016. Available from: http://binfar.kemkes.go.id/jdih

Oktaviani N. Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Tanjung Karang. Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian. 2021 Jan 25;2(1):90.

Dinkes Kota Banjarmasin. Profil Kesehatan Profil Kesehatan Kota Banjarmasin Tahun 2022.

Susyanty AL, Yuniar Y, J. Herman M, Prihartini N. Kesesuaian Penyelenggaraan Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2020 May 31;30(1):65–74.

Kusumawardani LA, Andrajati R, Lathifatuzahra F, Yusuf RA, Azzahrini FL, Ardhianti IF. Prescribing and patient care indicators for drug use evaluation at primary healthcare centers in Indonesia. Journal of Advanced Pharmacy Education and Research. 2023;13(2):53–8.

Mariati IGAD, Wibowo YI, Widjaja KK, Setiadi AP. Effects of Labelling Quality on Hypertensive Patients’ Knowledge and Adherence in Mataram. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy. 2022 Mar 30;11(1):11–21.

Yulia Pratiwi S. Analisis Kualitas Pelayanan Dan Informasi Obat Terhadap Kepuasan Pasien Bpjs Faskes I (Rawat Jalan) Di Unit Farmasi Puskesmas Dawe Kab. Kudus Tahun 2018. Cendekia Journal of Pharmacy. 2018;2(1):1–9.

Fauziah H, Mulyana R, Martini RD. Polifarmasi Pada Pasien Geriatri. Vol. 5. 2020.

Satibi S, Rifqi Rokhman M, Aditama H. Developing consensus indicators to assess pharmacy service quality at primary health centres in Yogyakarta, Indonesia. Malaysian Journal of Medical Sciences. 2019 Jul 1;26(4):110–21.

Turnodihardjo MA, Hakim L, Kartikawatiningsih D. Effect of Pharmacist Participation During Physician Rounds and Prescription Error in the Intensive Care Unit. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy. 2016 Sep 1;5(3):160–8. Available from: http://jurnal.unpad.ac.id/ijcp/article/view/13479

Inrisari Kawengian S, Indayany Wiyono W, Mamarimbing M. Identifikasi Drug Related Problems (Drp S ) Pada Tahap Administration Pasien Penyakit Jantung Koroner Di Instalasi Rawat Inap Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Vol. 8. 2019.

Lee KS, Kassab YW, Taha NA, Zainal ZA. Factors Impacting Pharmaceutical Prices and Affordability: Narrative Review. Pharmacy. 2020 Dec 23;9(1):1.

Aljunid SM, Jadoo SAA. Factors influencing the total inpatient pharmacy cost at a tertiary hospital in Malaysia: A retrospective study. Inquiry (United States). 2018 Jan 1;55.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-31

Cara Mengutip

1.
EVALUASI IMPLEMENTASI PELAYANAN FARMASI KLINIS DI PUSKESMAS : STUDI KASUS DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA. JIFI [Internet]. 2024 Jul. 31 [cited 2026 May 13];7(2):77-86. Available from: https://e-jurnal.stikes-isfi.ac.id/index.php/JIFI/article/view/2104