EFEK EKSTRAK ETANOL SEMUT JEPANG (Tenebrio Sp) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT DARAH TIKUS PUTIH JANTAN

Authors

  • Ratih Pratiwi Sari Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Novia Ariani Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin
  • Dwi Rizki Febrianti Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.36387/jiis.v2i2.115

Keywords:

Asam urat, Semut Jepang (Tenebrio Sp), tikus putih

Abstract

Setiap manusia memiliki asam urat, karena asam urat merupakan substansi yang normal berada di dalam tubuh. Apabila kadarnya melebihi nilai batas normal dinamakan hiperurisemia. Hiperurisemia yang dibiarkan terus-menerus tanpa pengobatan akan berkembang menjadi gout. Prevalensi angka kejadian penyakit asam urat (hiperurisemia) semakin meningkat dari tahun ke tahun, baik di negara maju maupun negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efek penurunan kadar asam urat pada tikus putih jantan dengan pemberian ekstrak etanol Semut Jepang (Tenebrio Sp).

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan pre test and post test with control group design. Penelitian ini menggunakan hewan uji sebanyak 12 ekor tikus putih jantan yang secara acak dibagi menjadi 3 kelompok terdiri dari kelompok I (kontrol negatif)  diberi aquadest, kelompok II (kelompok perlakuan) diberi ekstrak etanol Semut Jepang 2,3 mg/kgBB dan kelompok III (kontrol positif) diberi Allopurinol 27,15 mg/kgBB secara per oral. Hewan uji diinduksi dengan kalium oksonat 300mg/kgBB selama 6 hari secara intraperitoneal selama 6 hari sebelum perlakuan. Kadar asam urat hewan uji diukur dengan menggunakan alat tes strip asam urat.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol Semut Jepang (Tenebrio Sp)  dengan dosis 2,3 mg/kgBB tidak memiliki efek penurunan kadar asam urat pada tikus putih jantan.

References

Dipiro, J.T., et al. 2009. Pharmacotheraphy Handbook Seventh edition. McGraw-Hill Companies, Inc, New York.

Ekayatun, D. 2010. JAKERS (Jam Kersen) sebagai Alternatif Obat Asam Urat. Universitas Negeri Yogyakarta. Yoyakarta.

Gerald, K. 2005. AHFS Drug Information, American Society of Health System Pharmacists, Bethesda.

Kant, I., A.J, Pandelaki, B.S, Lampus., 2013. Gambaran Kebiasaan Masyarakat di Perumahan Alandrew Permai Kelurahan Malalayang I Lingkungan XI Kota Manado. Jurnal kedokteran komunitas dan tropik, 1(3):88

Katrin, B., Elya, J., Amin, M & Permawati. 2009. Aktivitas Ekstrak Air Daun Gandarusa (Justicia gendarussa Burm, f) terhadap Penurunan Kadar Asam Urat darah Mencit. Jurnal Bahan Alam Indonesia. 7:1.

Katzung, B.G., Masters, S.B. & Tevor, A.J. 2012. Basic & Clinical Pharmacology, 12 Ed. McGraw-Hill, New York.

Price, A.S dan Wilson, m.L. 2005. Patofisiologi Konsep Klinik Proses-Proses Penyakit, Penerbit EGC, Jakarta.

Putra, A.M.P., Ratih P.S., Riza A. 2017. Uji Aktivitas Hipoglikemik Ekstrak Etanol Semut jepang (Tenebrio Sp) pada Tikus Putih Galur Sprague Dawley yang Diinduksi aloksan. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina. 2(1):68-73.

Sukri, M. 2007. Asam Urat dan Hiperurisemia. Majalah Kedokteran Nusantara. 40:1.

Published

2017-10-17

Issue

Section

Article

How to Cite

EFEK EKSTRAK ETANOL SEMUT JEPANG (Tenebrio Sp) TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT DARAH TIKUS PUTIH JANTAN. (2017). JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 197-203. https://doi.org/10.36387/jiis.v2i2.115

Similar Articles

1-10 of 168

You may also start an advanced similarity search for this article.