EVALUASI KUANTITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIASMA PADA PASIEN ASMA SERANGAN AKUT DI RUMAH SAKIT PARU RESPIRA YOGYAKARTA

Authors

  • Lolita Lolita Departemen Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan
  • Mas Ulfah Lestari Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.36387/jiis.v2i2.113

Keywords:

Asma Serangan Akut, Kuantitas, Anti Asma ATC/DDD

Abstract

Asma adalah penyakit inflamasi kronik saluran napas yang ditandai adanya mengi, batuk, dan rasa sesak di dada akibat penyumbatan saluran napas. Serangan asma bervariasi dari ringan sampai berat bahkan dapat bersifat fatal atau mengancam jiwa (Rai dan Artana, 2016). Sistem ATC/DDD adalah sebagai sarana penggunaan obat untuk meningkatkan kualitas penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas penggunaaan obat antiasma pada pasien asma serangan akut di RS Paru Respira Yogyakarta pada tahun 2016 dengan metode ATC/DDD.

Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pengumpulan data secara retrospektif pada tahun 2016. Analisa data dilakukan dengan dua cara, yaitu menghitung kuantitas penggunaan obat berdasarkan Defined Daily Dose (DDD) per 1000 KPRJ. Hasil diketahui terdapat 82 pasien yang termasuk inklusi dengan 129 kasus di RS Paru Respira Yogyakarta pada tahun 2016. Terdapat 62,20% perempuan dan 37,80% laki-laki. Karakteristik usia 36-45 tahun sebesar 52,40% lebih banyak terjadi asma serangan akut dibandingkan dengan usia 26-35 tahun sebesar 47,60%.

Evaluasi kuantitas penggunaan antiasma pada pasien asma serangan akut yang paling banyak adalah formoterol sebesar 70,7/1000 KPRJ dan yang paling sedikit adalah fenoterol Hbr sebesar 0,02/1000 KPRJ.

References

Anonim, 2016, RS Paru Respira Yogyakarta, http://rsprespira.jogjaprov.go.id/, diakses tanggal 5 Desember 2016.

Bergman, U., 2001, Pharmacoepidemiology from description to quality assement, A Swedish perspective, Norweg Journal.Epidemiology, 11 (1): 31-36. DOI: https://doi.org/10.5324/nje.v11i1.531

Choi, L. S., 2011, Gender-Specific Asthma Treatment, The Korean DOI: https://doi.org/10.4168/aair.2011.3.2.74

Academy of Asthma, Allergy and Clinical Immunology, 3(2), 74-

Dana, W.J., Fuller, M.A., Goldman, M.P., Golembiewski, J.A., Gonzales, J.P.,

Lowe, J.F., Snoke, J., 2013, Drug Information Handbook, 22th Edition, Hal:1212, Lexicomp, American Pharmacists Association.

Depkes RI (2009). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Depertemen

Republik Indonesia GINA (Global Initiative for Asthma), 2015, Global Strategy for Asthma management and prevention, diakses pada 6 Oktober 2016.

Hussar, D.A., 2009, Patient Compliance, in Remington : The science and

practice of Pharmacy, volume II, USA : The Philadelpia College of

Pharmacy and Science.

Ikawati, Z., 2016, Penatalaksanaan Terapi Penyakit Sistem Pernafasan,

, 105- 161, Bursa Ilmu, Yogyakarta.

Kemenkes RI, 2013, Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Nomor 312/MENKES/SK/IX/2013 tentang Daftar Obat Esensial

Nasional, Menteri Kesehatan Republik Indonesi, Jakarta, diakses tanggal 23 April 2017.

Mansi, R.S.V., Joshi,S.R., Pandloskar, H.L.Dhar, Correlation Between

Blood Sugar, Cholesterol and Asthma Status, Indian J Allergy Asthma Immunol, 21(1): 31-34.

Rai, I.B.N., dan Artana, I.B., 2016, Astma Meeting Comprehenssive

Approach Of Asthma,Percetakan Bali, Denpasar.

Rengganis, I., 2008, Diagnosis dan Tatalaksana Asma Bronkial,

Majalah Kedokteran Indonnesia, 58(11), 446

Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar), 2013, Badan Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2013 diakses 1 November 2016.

Rozaliyani, A., Susanto, A.D., Swidarmoko, B., Yunus, F., 2011,

Mekanisme Resistensi Kortikosteroid Pada Asma, J Respir Indo Vol.31, No.4, Oktober 2011:210 223.

Wells, B.G., DiPiro, J.T., Schwinghammer, T.L., DiPiro, C.V., 2012, Pharmacotherapy Handbook Ninth Edition, 821-834, Mc Graw Hill Education.

WHO, 2013, Guidelines for ATC Classification and DDD assigment

, diakses tanggal 10 November 2016.

Published

2017-10-16

Issue

Section

Article

How to Cite

EVALUASI KUANTITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIASMA PADA PASIEN ASMA SERANGAN AKUT DI RUMAH SAKIT PARU RESPIRA YOGYAKARTA. (2017). JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 184-196. https://doi.org/10.36387/jiis.v2i2.113

Similar Articles

21-30 of 208

You may also start an advanced similarity search for this article.