UJI KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA BAYAM (Amaranthus spp) SECARA DESTRUKSI BASAH MENGGUNAKAN SPEKTROSKOPI SERAPAN ATOM (SSA)

Authors

  • Nuryanti Nuryanti Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.36387/jiis.v3i1.124

Keywords:

Timbal (Pb), Spektroskopi Serapan Atom, Amaranthus spp

Abstract

Cemaran logam berat di lingkungan meningkat sebagai akibat dari aktifitas industri dan perkembangan teknologi. Potensi bahaya dari logam berat timbal (Pb) pada lingkungan dan kesehatan manusia telah menjadi perhatian besar bagi peneliti. Bayam (Amaranthus spp) didistribusikan secara luas dan telah menjadi varietas sayuran yang banyak di konsumsi di Indonesia, tanaman ini tumbuh dengan cepat dan luas yang dapat menjadi salah satu sumber dari timbal (Pb) hyperaccumulator. Uji kandungan logam berat Timbal (Pb) pada bayam (Amaranthus spp) telah dilakukan menggunakan metode destruksi basah. Sampel bayam segar diambil dari Pasar Tradisional Sunter, Jakarta Utara. Penentuan kadar logam berat Timbal (Pb) pada bayam merah dan bayam hijau diukur menggunakan Spektroskopi Serapan Atom. Hasil analisa menunjukkan bahwa daun bayam merah mengandung logam Pb sebesar 4.15 ppm dan daun bayam hijau sebesar 9.75 ppm. Jika dibandingkan dengan data Standard Nasional Indonesia (SNI) yaitu sebesar 0.5 ppm menunjukkan bahwa kadar logam berat Timbal (Pb) pada bayam merah ataupun bayam hijau melebihi ambang batas yang telah ditetapkan SNI.

Author Biography

  • Nuryanti Nuryanti, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

    Program Studi Ilmu Farmasi

    Fakultas Farmasi

    Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

References

Agency for Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR), 1999. Toxicological Profile for Lead. Agency for Toxic Substances and Disease Registry, US Department of Health and Human Services, Public Health Service, 205-93-0606

BPOM no. 03723/B/SK/VII/1989. Batas Maksimum Cemaran Logam Berat Pada Produk Pasaran. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI

Cotte M,Checroun E, Susini J, Dumas P, Tchoreloff P , Besnard M, Walter P.2006. Kinetics of oil saponification by lead salts in ancient preparations of pharmaceutical lead plasters and painting lead mediums. Talanta, 70(5) 1136–1142

Departemen Kesehatan. 2001. Kerangka Acuan Kadar Timbal (Pb) Pada Spesimen Darah Kelompok Masyarakat Beresiko Tinggi Pencemaran Timbal. Ditjen PPM dan PLP Departemen Kesehatan RI Jakarta

Li Xue-de, Hua Ri-mao, Yue Yong-de Evaluation on contamination of Cr ,Pb ,Cd and Cu in vegetables of Hefei Region. Journal of Agro-Environment Science. 2004. 31(2),p143-147

Lu, M., Toghill, K. E,Compton, R.G. 2011. Simultaneous detection of trace cadmium(II) and lead(II) using an unmodified edge plane pyrolytic graphite electrode. Electroanalysis, 23(5), 1089–1094

Mardja D. 2000. Pengaruh Jarak Dan Waktu Pemaparan Timbal (Pb) Pada Asap Kendaraan Bermotor Terhadap Bayam (Amaranthus sp). Project Report. LP Universitas Andalas

Mukai H, Tanaka A, Fujii TH, Zeng Y,Hong Y,Tang J Regional characteristics of sulfur and lead isotope ratios in the atmosphere at several Chinese urban sites. Environ Sci Technol 2001;35:1064–71

Novita, Yulian, Tarzan P.2012. Penyerapan Logam Timbal (Pb) Dan Kadar Klorofil Elodea Canadensis Pada Limbah Cair Pabrik Pulp dan Kertas. Lentera Bio 1 (1) : 1-8

Qin F, Chen W. 2010. Lead and copper levels in tea samples marketed in Beijing. China Bull. Environ. Contam. Toxicol. 78, 128-131

Shahryar A. Atousa B, Freshteh A.2011. A highly sensitive method for simultaneous determination of ultra trace levels of copper and cadmium in food and water samples with luminol as a chelating agent by adsorptive stripping voltammetry. Food Chemistry, 129, 1274–1280

SNI 7387. 2009. Batas Maksimum Cemaran Logam Dalam Pangan. Standard Nasional Indonesia (SNI)

So Mi L, Hye Jin J, Ih Seop C.2008. Simultaneous determination of heavy metals in cosmetic products. Journal of Cosmetic Science, 59 (5) 441–448

Published

2018-03-31

Issue

Section

Article

How to Cite

UJI KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA BAYAM (Amaranthus spp) SECARA DESTRUKSI BASAH MENGGUNAKAN SPEKTROSKOPI SERAPAN ATOM (SSA). (2018). JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 3(1), 28-36. https://doi.org/10.36387/jiis.v3i1.124

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.