UJI FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL UMBI PAKU ATAI MERAH (Angiopteris ferox COPEL)
DOI:
https://doi.org/10.36387/jiis.v3i1.128Keywords:
Antioksidan, fitokimia, paku atai merah (Angiopteris ferox Copel)Abstract
Umbi paku atai merah (angiopteris ferox Copel) biasa dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh suku dayak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan pada umbi paku atai merah. Pada penelitian ini telah dilakukan uji fitokimia dan uji aktivitas antioksidan ekstrak yang ditentukan dengan metode DPPH (1,1-Difenil-2-pikrilhidrazil) menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji fitokimia menunjukan bahwa ekstrak etanol umbi paku atai merah mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan steroid. Sementara itu aktivitas antioksidan ekstrak tersebut tergolong kuat dengan nilai IC50 sebesar 193,20 ppm.
References
Amrun, M.U dan Umayah , E, 2007, Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Air dan Ekstrak Metanol Beberapa Variasi Buah Kenitu (Chryophyllumcainito L) dari Daerah Jember, Berk. Panel. Hayati. 13:45-50
Andayan,i R., Lisawati, Y., dan Maimunah, 2008, Penentuan Aktivitas Antioksidan, Kadar Fenol Total dan Likopen pada Buah Tomat (Solanum lycupersicum L), Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi, 13(1)
Sundu, R., Mingvanis, W., Arung, E.T., Kuspradini, H., Khownium, K., 2015, Antioxidant and Antimicrobial Activities of Crude Methanolic Extract of Polyscias guilfoylei Leaves, Pure Applied Chemistry International Conference (PACCON),Thailand: 161-165
Arini, D.I.D dan Kinho, J., 2012, Keragaman Jenis Tumbuhan Paku (Pterophyta) Di Cagar Alam Gunung Ambang Sulawesi Utara, Balai Penelitian Kehutanan Manado, Info BPK Manado, 2 (1)
Arung, E.T., Shimizu, K., Kondo, R., 2006, Inhibitory effect of isoprenoid-substitutetd flavonoids isolated from Artocarpus heterophyllus on melanin biosynthesis, Planta Medica, 72: 847-50.
Gurav, S., Deshkar, N., Duragkar, V.G.N., Patil, A., 2007, Free Radical Scavenging Activity of Polygala chinensis Linn, Pharmacologyline, 2:245-253
Harbone, J.B., 1987, Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Penerbit ITB: Bandung.
Hernani, Raharjo, M., 2005, Tanaman Berkhasiat Antioksidan. Penebar Swadaya: Jakarta Kokate, C.K., 2001, Pharmacognosy. Ed ke-16. India : Nirali Prakashan.
Kuntorini, E.M., Astuti, M.D., Milina, N., 2011, Struktur Anatomi dan Kerapatan Sel Sekresi serta Aktivitas Antiokasidan Ekstrak Etanol
dari Rimpang Temulawak (Curcuma Xanthorrizha Roxb) Asal Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Jurnal Bioscientiae, 8(1):28-37
Mismawati, A., Srisuwannaket, C., Mingvanish, W., Kuspradini, H., Kusumua, I.W, dan Niamnot, N., 2015, Phytochemical Screening and
Bioactivity of Angiopteris evecta Leaves From East Kalimantan. Pure Applied Chemistry International Conference (PACCON), Thailand: 151-154
Suraida, Susanti, T dan Amriyanto, R., 2013, Keanekaragaman Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Di Hutan Kenali Kota Jambi. Prosiding SEMIRATA, Indonesia: 387-392
Velioglu, Y.S., Mazza, G., Gao, L and Oomah, B.D, 1998, J. Agric. Food Chem. 46: 4113-4117
