ANALISIS KUALITATIF FORMALIN PADA AYAM YANG DIJUAL DI PASAR LAMA WILAYAH BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.36387/jiis.v2i1.80Keywords:
Analisis Kualitatif, Formalin, Ayam Potong, KonvensionalAbstract
Ayam merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat. Namun ayam tersebut dengan cepat mengalami proses pembusukan. Oleh sebab itu, sebagian dari penjual ayam tersebut menggunakan bahan tambahan (kimia dan alami) untuk mengawetkan, termasuk formalin. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin pada ayam potong yang dijual di Pasar Lama Wilayah Banjarmasin
Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pelaksanaannya dilakukan di Laboratorium Kimia Farmasi Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin pada bulan Mei 2016 dengan jumlah sampel sebanyak 10 sampel ayam potong yang dibeli pada jam 13.00 – 14.00 yang dijual di Pasar Lama Wilayah Banjarmasin. Sampel kemudian dianalisis menggunakan pereaksi Tollens, Asam Kromatofat dan KMnO4 0,1N dilakukan dengan metode konvensional.
Hasil penelitian menunjukan bahwa 7 dari 10 sampel ayam potong tersebut positif mengandung formalin.
References
Afrianti, L.H, 2010, Pengawet Makanan Alami dan Sintesis, Alfabeta, bandung, Indonesia.
Agustini, L. 2013, Analisis kualitatif Rhidamin B dalam Saus Tomat pada Jajanan Bakso yang dijual di Sekolah Dasar Kecamatan Banjarmasin Selatan, Akademi Farmasi ISFI, Banjarmasin, hal 10-11.
Ansyari, F. 2005, Pemeriksaan Formalin Pada Beberapa Jens Ikan Asin Yang Dijual Di Pasar Kota Medan Tahun 2005, Fakultas Kesehatan Masyarakat, hal 17-19.
Artha, Elza. 2007, Pemeriksaan Kandungan Formaldehid Pada Berbagai Jenis Peralatan Makan Melamin di Kota Medan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Medan.
Cahyadi, W. 2008, Analisis & Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan, Bumi Aksara, Jakarta.
Departemen Kesehatan RI. 2012, Undang-undang No. 18 tentang Pangan, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
Effendi, M.S. 2009, Teknologi Pengolahan dan Pengawetan Pangan, Alfabeta, Bandung, Indonesia.
Fessenden & Fessenden, 1986, Kimia Organik, edisi ke-3, jilid 2, Erlangga, Jakarta, Indonesia.
Gandjar, I.G. dan Abdul R. 2012, Kimia Farmasi Analisis, Pustaka Belajar, Yogyakarta.
Hastuti, S. 2010, Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Formaldehid, Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo, Bangkalan.
Kementrian Kesehatan, 2012, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 33 Tahun 2012 tentang pangan, Jakarta, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Marliana, H. 2008, Optimasi Pereaksi Schryver Menjadi kertas Indikator Untuk Identifikasi Formalin dalam Sampel Makanan, Skripsi FMIPA UI, Depok.
Rahmadani, E.F, 2008, Deteksi Daging Ayam Yang Diformalin Secara Visual, Organoleptik, Kimia dan Fisika, Departemen Teknologi Pertanian Fakultas Sumatera Utara.
Sampurno, 2016. Keterangan Pers Kepala BPOM RI No. Kh. 00.01.1241.029 Tentang Hasil Tindak Lanjut Pengawasan Terhadap Penyalahgunaan Formalin Sebagai Pengawet Tahu dan Mie Basah, Jakarta.
Saparinto, C. dan Hidayati, D. 2006, Bahan Tambahan Pangan, hal. 12-13, Kanikus, Yogyakarta.
Schunack Walter, Klaus Mayer & Menfred Haake, 1990, Senyawa Obat, diterjemahkan oleh Joko R.W. & Sriwoelan, Bandung: Jurusan Farmasi, FMIPA, ITB.
Sudin, 2004. Teliti kasus ayam berformalin. Republika. 15 April 2004
Sudin, A., 2007. Formalin Bukan Formalitas. Bulletin Charoen Pokphand Nomor 73/ Tahun VII.
Susanti, S. 2010, Penetapan Kadar Formaldehid Pada Tahu Yang Dijual Di Pasar Ciputat Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Disertai Kolorimetri Menggunakan Pereaksi Nash, Jakarta, Indonesia.
Syah, D. 2005, Manfaat dan Bahaya Bahan Tambahan Pangan. Bogor:Himpunan Alumni Fakultas Teknologi Pertanian IPB.
Tiven, N.C., dan Veerman, M. 2011, Pengaruh Penggunaan Bahan Pengenyal yang Berbeda Terhadap Komposisi Kimia, Sifat Fisik dan Organoleptik Bakso Daging Ayam, Jurnal Agrinimal.
Vogel. 1985, Buku Teks Analisia Anorganik Kualitatif Makro dan Semimikro bagian 1, edisi ke-5, diterjemahkan dari Bahasa Inggris oleh Setiono dan Putjaatmaka, PT. Kalman Media Pustaka, Jakarta.
Yuliarti, N. 2007, Awas! Bahaya Di Balik Lezatnya Makanan. Andi: Yogyakarta.
Yuliati, S., 2011. Semaraknya Penyalahgunaan Formalin Pada Makanan. www.ditjennak.go.id, diakses 18 November 2011
