KARAKTERISASI DAN SKRINING FITOKIMIA DAUN SINGKIL (Premna corymbosa Rottl & Willd)

Authors

  • Risa Supriningrum Akademi Farmasi Samaridna
  • Fitri Handayani Akademi Farmasi Samarinda
  • Liya Liya Akademi Farmasi Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.36387/jiis.v2i2.118

Keywords:

Premna corymbosa, karakterisasi, skrining fitokimia

Abstract

Secara empiris, daun singkil digunakan sebagai obat asam urat. Data penelitian awal tentang karakterisasi simplisia dan ekstrak daun singkil (Premna corymbosa Rottl & Willd) belum pernah dilaporkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik simplisia dan ekstrak daun singkil muda dan tua serta kandungan kimianya.

Ekstraksi simplisia dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Tahapan penelitian dimulai dari pengambilan sampel, determinasi tumbuhan, pembuatan simplisia, ekstraksi secara maserasi, pemeriksaan karateristik dan skrining fitokimia.

Hasil karakterisasi simplisia, makroskopik daun singkil memiliki warna hijau, ujung daun meruncing, pangkal daun tumpul, rompang , tepi daun bergerigi, bentuk daun bulat telur dan bulat, susunan tulang daun menyirip, daging daun tipis, panjang daun 10,9 hingga 15 cm . Lebar daun 6,3 hingga 9,6 cm. Pengamatan mikroskopik ditemukan fragmen pengenal stomata tipe diasitik , parasitik, berkas pembuluh bentuk spiral, rambut penutup, trikoma glandular. Kadar air daun muda 8%, daun tua 5,5%, kadar sari larut air daun muda 3%, daun tua 1,5%, kadar sari larut etanol daun muda 2%, daun tua 1,5%, kadar abu daun muda 4,86%, daun tua 7,01%, kadar abu tidak larut asam daun muda 2,20% dan daun tua 3,14%. Kadar air ekstrak daun muda 17,5%, daun tua 17%, kadar sari larut air daun muda 0%, daun tua 1%, sari larut etanol daun muda 0,5%, daun tua 4%, kadar abu daun muda 38,5%, daun tua 11,6%, kadar abu tidak larut asam daun muda 1,51%, daun tua 2,33%. Metabolit sekunder simplisia dan ekstrak diketahui mengandung flavonoid, tanin, saponin dan steroid/terpenoid.

References

Departemen Kesehatan RI. 1977. Materia Medika Indonesia. Jilid I. Jakarta

Departemen Kesehatan RI. 2000. Analisis Obat Tradisional. Jilid I. Jakarta: Depkes RI.

Fachrudin, R., Farida, F., dan Liman. 2012. Evaluasi Kandungan Zat-zat Makanan Kiambang (Salvinia molesta) di Waduk Batu Tegi Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus. Jurnal Penelitian. Lampung: Universitas Lampung.

Harborne, J.B. 1987. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Bandung: ITB.

Kuntorini, M.E., Fitriana, S., dan Astuti, D.M. 2013. Struktur Anatomi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Daun Kersen (Muntingia calabura). Prosiding Semirata. FMIPA Universitas Lambung Mangkurat.

Kurniati, I.R. 2013. Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Etanol Daun Buas-Buas (Premna cordifolia L.) Dengan Metode DPPH (2,2-Difenil-1-pikrilhidrazil). Naskah Publikasi. Pontianak: Universitas Tanjungpura.

Markham, K.R. 1981. Cara Mengidentifikasi Flavonoid. Bandung: Surabaya.

Oktaviani. E, Wibowo. M. A., dan Idiawati. N., 2015. Penapisan Fraksi Antioksidan Daun Buas-Buas (Premna serratifolia Linn.). JKK. Pontianak: Universitas Tanjungpura. Vol. 4 (3)

Robinson, T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tingkat Tinggi. Bandung: ITB. Hal: 191-196

Ravinder. S. C, Nelson. R, Krishnan. P.M, dan Pargavi. B., 2011. Identification of Volatile Constituents From Premna serratifolia L. Journal of PharmTech Research. Through GC-MS. Vol. 3.

Vavidu, R., Suresh, A.J., Girinath, K., Kannan, P.B., Vimal, R., dan Kumar, N.M. S., 2009. Evaluation of Hepatoprotectiv and In-vitro Cytotoxic Activity of Leaves of Premna serratifolia Linn. Journal of Scientific Research. Vol. 1 (1).

Voight. 1995. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. Diterjemahkan oleh Noerono, S. Yogyakarta: UGM Press.

Published

2017-10-16

Issue

Section

Article

How to Cite

KARAKTERISASI DAN SKRINING FITOKIMIA DAUN SINGKIL (Premna corymbosa Rottl & Willd). (2017). JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(2), 232-244. https://doi.org/10.36387/jiis.v2i2.118

Similar Articles

21-30 of 49

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)